Stay Stronger

Stay Stronger

  • WpView
    LECTURAS 46
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadConcluida lun, abr 21, 2025
Rank #1 of #StayStrong 21/10/04 Rank #2 of #BekasLuka 21/10/04 🌹 Ruangan redup cahaya, terdapat seorang gadis cilik yang sedang merangkul boneka kusut kesayangannya. Ia nampak kesepian, tak ada teman maupun orang yang di ajak berbicara tentang keluh kesahnya selama ini. Ia tak mengerti jalan kisah hidupnya, "seperti apa dan bagaimana yang ia inginkan" adalah "Bagaimana cara Bahagia". Selalu melihat di tepi jendela, "tetangga bahagia". Gumamnya pelan, tanpa di aba-aba olehnya air itu menetes mengenai pipi chubbynya. Padahal definisi Bahagia saja ia tak tahu menahu apa maksud dari itu. 'Bagaimana bisa seseorang menelantarkan gadis mungil yang sangat cantik ini?'. Alichaan Natashaa Davidsoon Disebalik itu seorang misterius yang akan bertindak dalam ketidakadilan selama sekitar 3 tahun yang lalu, ia berjanji akan mengeluarkan dari jeruji tembok yang menghalangi jalan kebebasannya. Sepatutnya ia lebih banyak bermain dan mengenal hal baru di alam sana, namun takdir Tuhan tak berpihak padanya. "Aaaah siaaaal, ternyata perempuan sialan itu yang menghasut kakak iparnya untuk mengakui kesalahannya. Jalang sialan itu yang harus menerima kelakuan ini". Tawanya penuh dengan kemenangan, untung ruangan ini kedap suara, mungkin jika tidak ia akan dianggap gila oleh siapa saja yang mendengarkan. Bagaimana bisa aku membenci kakak iparku selama beberapa tahun silam". Tawanya terhenti bertanya tanya dalam batinnya. Gadis misterius yang tomboy nan cerdik ini selalu mempunyai berbagai cara untuk melindungi keluarganya dan orang yang sangat dicintainya, Shaane Azenaa Davidsoon.
Todos los derechos reservados
#225
saudarakembar
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DIA PERGI?!
  • KEPERGIAN SENJA
  • Dari Nadya Menjadi Salsa Bersama Aidyn
  • Goodbye
  • MEISYA
  • saireen : to eternal peace
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Dear of Natasya
  • SEA AND MOUNTAINS ( ZEESHA )

DIA PERGI?! ~~~~~~ Sakit rasanya ditinggalkan oleh seseorang. Terlebih orang yang sangat amat dicintainya. Selamanya! "Jika takdir sudah berkehendak, maka mau bagaimanapun aku bertahan, tetap akan pergi." ucap Natha menatap gadis didepannya dengan raut sendu. "Dulu kamu pergi, lalu kembali. Apakah akan pergi lagi? Apakah bisa kembali?" balas gadis itu dengan air mata yang sedari tadi membasahi pipi. Natha mengangguk, "aku akan kembali.." ia menghela nafas lalu melanjutkan ucapannya. "Dalam wujud yang berbeda. Aku yakin, akan ada orang yang persis seperti aku yang akan menjadi pengganti untuk mu, Zefa" Gadis bernama Queena itu menggeleng, "Aku sanggup jauh darimu. Tapi tidak untuk kehilanganmu" lalu ia memeluk Natha sangat erat. Cowok itu mencoba tersenyum, walau berusaha sekuat tenaga menahan sakit ditubuhnya. "Aku pergi, tugas aku udah selesai. Setidaknya aku pergi dengan pamit. Ayah udah kembali kayak dulu, dan tugas ku jaga kamu udah selesai." ujar nya. - Dulu, kita adalah seseorang yang sama sama kehilangan. Saling menguatkan, dan selalu menjadi support system satu sama lain. Kamu berjanji akan kembali. Namun setelah kembali, haruskah pergi? -QUEENA ZEFANYA SHAGIL- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Penasaran? Ya dibaca lah, kalau suka ya divote. Kalo engga juga not problem. Mati satu tumbuh seribu. Cuma mau bilang 👻 'Tetep semangat ya, apapun yang terjadi. Hidup itu harus bisa menerima kritik dan saran. Agar kita bisa berkembang, gak stalk disitu saja. Kita juga gak akan tahu kan, kedepannya bakalan kaya gimana? Makanya jangan berhenti berkembang. Jangan cari teman yang membuat mu merasa nyaman. Tapi, carilah teman yang memaksamu untuk terus berkembang. Orang hebat tidak dibentuk dari kemudahan, kenyamanan, dan kesenangan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan, dan air mata.' -Sv Outhor 'DIA PERGI?!'-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido