Our Memories

Our Memories

  • WpView
    LECTURAS 51
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, mar 20, 2021
Disebuah kamar bernuansa putih dan abu abu seorang gadis sedang terlelap diatas kasur queen size nya, Dia adalah Cia. Tok.. Tok.. Tok.. "Cia bangun udah siang" Seorang pria tengah berteriak untuk membangunkan adiknya itu sambil menggedor-gedor pintu. Dia adalah Alvano Dastan Smith biasa dipanggil Vano, Vano kakak kedua dari Cia. Kakak pertama Cia bernama Alando Dareen Smith bisa dipanggil Alan. Sedangkan nama Cia sendiri Febricia Zee Kirania Smith. "Woii dek kebo banget si lo!! Udah siang ini" Namun sayang yang ia dapat hanyalah keheningan dari kamar itu. Akhirnya Vano pun mencoba membuka pintu dan ternyata... "Huft tau gini gakusah capek-capek teriak sambil gedor-gedorin pintu kalo ternyata kagak dikunci bikin sakit tangan aja" Kesal Vano dengan menghela nafas kasar.
Todos los derechos reservados
#10
abhi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • IMELIA masa kecil  [COMPLETED]
  • MY LITTLE WIFE
  • Random Us [TAMAT]
  • The World Is A Dream
  • Avyan (End) ✓
  • DEVANO ( COMPLETED )
  • PLUVIOPHILE || Broken Family
  • Jadi Baby?! [Lengkap]
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • SHIVA

WARNING cerita ini mengandung KEKERASAN. "bisa ngak sih?" tanya vano "bisa bang" jawab imelia "kenapa di cabut?, jadi tambah gatal kan mata abg" kata vano dengan amarah "tapi abg tadi nangis" kata imelia "itu tidak apa-apa, buat lagi" perintah vano "mau kemana kamu hah?" kata vano menarik rambut imel dengan kencang "kamu berani ngelawan abg" bugh.... "ah.... sakit bunda..." tangis imel pecah "aku benci abg vano...aku benci pergi...." ditengah sakit yg dirasakan imelia dia berteriak meluapkan sakit yg ia rasakan selama ini

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido