Terlalu Malas

Terlalu Malas

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 27, 2021
Bercerita tentang dua sahabat perempuan yang sama-sama memiliki sifat malas. Keduanya duduk di bangku SMA. Satu kelas dan bahkan satu bangku. Dua orang ini sedikit berbeda dari kebanyakan siswa/siswi SMA lainnya. Mereka juga sedikit berbeda dari remaja umumnya. Dua orang ini sama-sama menjungjung tinggi sifat malas mereka. Inilah Terlalu Malas. Kumpulan sifat Malas dua orang Malas ini. ••• Brigita dan Lira adalah dua murid hebat karna seluruh inti kelas selalu "angkat tangan" saat berurusan dengan mereka. Rio - Sang ketua kelas yang selalu dibego begoin oleh Brigitta dan Lira sedangkan Raphael sebagai wakil ketua kelas harus selalu menyadarkan ketuanya saat Rio berhasil dibodoh bodohi oleh kedua iblis kecil itu. Sedangkan Adinda-Si Sekretaris galak yang selalu adu mulut dengan Kedua sahabat itu dan selalu dilerai oleh Ririn-Wakil Sekretaris.
All Rights Reserved
#78
malas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tenang bertemu Riuh
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • Cinta yang Tak Akan Terpisahkan
  • Duo Kacamata [Completed] [Published]
  • Diam Diam Nikah
  • FRIENDZONE
  • COOL BOY AND NEET CRAZY GIRL  [fatqeel]
  • FATQEEL
  • Cool Boy & Gadis Halu

Aqeela Aza Callista dan Harry Vaughan pertama kali bertemu saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Aqeela yang ceria dan penuh semangat tengah berlibur di Bali bersama orang tuanya, dan tanpa sengaja mereka menginap di villa milik keluarga Harry. Di sana, Aqeela kecil menyapa seorang anak laki-laki yang pendiam dan pemalu-Harry. Sejak pertemuan singkat itu, setiap kali keluarga Aqeela berlibur ke Bali, mereka selalu kembali menginap di villa yang sama. Diam-diam, Harry tumbuh dengan menyimpan perasaan yang semakin dalam kepada Aqeela. Baginya, Aqeela adalah warna dalam hidupnya yang sunyi-riuh yang datang dalam tenangnya. Saat memasuki kelas 10 SMA, Harry dan keluarganya pindah ke Jakarta. Ia melanjutkan sekolah di SMA Cipta Mandiri, menjalani hari-harinya seperti biasa-tenang, tertutup, dan nyaris tak terlihat. Dua tahun berlalu, dan di awal tahun ajaran barunya sebagai siswa kelas 12, dunia Harry kembali berubah. Aqeela hadir sebagai murid baru di sekolahnya. Harry tak pernah menyangka akan bertemu gadis itu lagi. Gadis yang menghidupkan warna dalam sunyinya. Namun dunia Aqeela tak lagi sederhana-ia pernah menjalin hubungan selama tiga tahun dengan Fattah, lalu sempat dekat dengan Mohan. Dua kisah yang berakhir menggantung dan membuat Aqeela lebih hati-hati membuka ruang. Di sinilah, tanpa tergesa, Harry mulai melangkah. Mereka mulai dekat. Saling sapa. Saling mengerti. Satu tenang, satu riuh. Tapi dalam cara yang tak terduga, mereka saling menyeimbangkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines