Terlalu Malas

Terlalu Malas

  • WpView
    Membaca 78
  • WpVote
    Vote 19
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 27, 2021
Bercerita tentang dua sahabat perempuan yang sama-sama memiliki sifat malas. Keduanya duduk di bangku SMA. Satu kelas dan bahkan satu bangku. Dua orang ini sedikit berbeda dari kebanyakan siswa/siswi SMA lainnya. Mereka juga sedikit berbeda dari remaja umumnya. Dua orang ini sama-sama menjungjung tinggi sifat malas mereka. Inilah Terlalu Malas. Kumpulan sifat Malas dua orang Malas ini. ••• Brigita dan Lira adalah dua murid hebat karna seluruh inti kelas selalu "angkat tangan" saat berurusan dengan mereka. Rio - Sang ketua kelas yang selalu dibego begoin oleh Brigitta dan Lira sedangkan Raphael sebagai wakil ketua kelas harus selalu menyadarkan ketuanya saat Rio berhasil dibodoh bodohi oleh kedua iblis kecil itu. Sedangkan Adinda-Si Sekretaris galak yang selalu adu mulut dengan Kedua sahabat itu dan selalu dilerai oleh Ririn-Wakil Sekretaris.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#108
malas
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • FATQEEL
  • ALWAYS US (END)
  • Ball of Doctor
  • Satu Langkah
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • Sakura Lovers (COMPLETED) 🔚
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • KITA SELAMANYA
  • FRIENDZONE
FATQEEL

Aqeela Calista tumbuh di keluarga kaya raya yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa hidup dalam tekanan, harus selalu menjadi yang terbaik dalam akademik dan kehidupan sosialnya. Di mata orang lain, Aqeela adalah gadis yang sempurna-cerdas, cantik, dan berasal dari keluarga terpandang. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan rasa lelah yang tak pernah ia tunjukkan pada siapa pun. Satu-satunya orang yang selalu ada untuknya adalah Fattah Fernandes. Fattah, cowok yang sama kaya dan berpengaruhnya, tapi lebih memilih hidup dengan caranya sendiri. Tidak banyak bicara, tidak suka menjadi pusat perhatian, namun selalu ada di saat Aqeela butuh tempat bersandar. Diam-diam, sejak SMP, Fattah telah menyimpan perasaan untuk Aqeela-perasaan yang tumbuh semakin dalam seiring waktu berjalan. Fattah bisa melakukan apa pun untuk Aqeela. Dia melindunginya dalam diam, memastikan Aqeela selalu aman, dan bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri agar Aqeela bisa tetap tersenyum. Tapi bagi Aqeela, Fattah hanyalah sahabat-seseorang yang selalu ada, tapi tidak pernah ia lihat lebih dari itu. Saat hidup Aqeela mulai berantakan karena tekanan keluarga dan ambisinya sendiri, Fattah tetap di sisinya. Tapi sampai kapan? Sampai kapan Fattah bisa bertahan mencintai seseorang yang bahkan tidak menyadari betapa dalamnya perasaan yang ia simpan? Di antara kemewahan, ambisi, dan perasaan yang tak terucapkan, Fattah dan Aqeela harus menghadapi kenyataan: apakah cinta yang tulus akan selalu menang, atau justru tenggelam dalam ketidaktahuan?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan