Memintamu kepada Tuhan.

Memintamu kepada Tuhan.

  • WpView
    LECTURES 314
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., nov. 16, 2024
"Manusia mulai melupakan Tuhan..." ucapku. Hening memenuhi udara sebelum Wira membuka mulut "Ilmu pengetahuan membuat manusia menggantungkan harapan kepadanya ketimbang sama Tuhan.." "Menurut filsuf Feurbach Tuhan adalah wujud keputusasaan manusia.." kembali Wira melanjutkan. "Dahulu memang lebih mudah ngasih jawaban tentang segala hal yang terjadi di semesta adalah perbuatan Tuhan.." Wira kembali bersuara. "Di abad ini di mana semua hal dapat kamu ketahui alasan dibaliknya, kenapa kamu masih percaya Tuhan?..." Berjeda lama dari pertanyaan Wira kepadaku, sebelum aku memberi jawaban "Mungkin aku sedang putus asa, karena tak tahu jawaban dari sesuatu yang ku cari cari..." "Memang apa yang kau cari?" "Seseorang dari masa lalu."
Tous Droits Réservés
#921
gxg
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Langkah yang Tak Sia-Sia
  • Jodoh Pandangan Pertama (Completed)
  • Why Did You Choose It?
  • LOVE FOR BROTHER {END}
  • Ex or New? [REVISI]
  • Perjalanan Cintaku...
  • Last Love (COMPLETED)

[Revisi jika sudah tamat] Pada dasarnya kita hadir sebagai utusan Tuhan dengan segala skenario yang telah di atur. Untuk menolak saja itu tak akan bisa karena kita hanyalah manusia biasa. Seperti sekarang, dua insan yang telah di uji kesabarannya melalui permasalahan yang telah diberikan oleh Tuhan. Bukan, bukan Tuhan gak sayang dengan umat-Nya, hanya saja Tuhan ingin. Tau seberapa kuat dan tabah ketika Tuhan memberi umat-Nya ujian seperti saat ini. ***** "Gue bukan cewek seperti pada umumnya, gue bukan cewek sempurna, gue cewek yang selalu menyusahkan orang lain, hidup gue selalu ketergantungan pada obat-obatan, hampir seluruh anak nggak ada yang mau berteman sama gue selain ketiga cewek itu, gue punya alasan tersendiri. Lo harus bisa ngerti itu, gue cewek lemah yang hidup gue hanya dalam ambang batas." ~Bellvania "Lo nggak tau apa yang gue rasain, lo nggak pernah ada diposisi gue, gue nggak seberuntung kehidupan lo yang masih ngerasain yang namanya kasih sayang. Lo harusnya bersyukur dengan keluarga lo." ~Adeleo #578 in Teenfiction (260517) #344 in Teenfiction (040119) #277 in Teenfiction (180119) #1 in Tomboygirl (040119) #119 in Fiksi remaja (040119)

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu