Antologi Senja | TEN

Antologi Senja | TEN

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 19, 2021
Laksa bermimpi menjadi seorang pelukis. Hidupnya diabdikan untuk berada di depan kanvas dan ragam warna cat di atasnya. Ia hanya mendengar cerita indah milik sahabat dan adiknya, karena ia berpikir tak ada cerita indah yang ia miliki. Namun, kemudian Senja datang. Membawa begitu banyak cerita indah yang tak pernah ia ketahui. Kali pertama Laksa menemukan keindahan, ternyata keindahan yang nyata itu tak utuh. Setiap kanvas yang dicoreti Laksa menjadi saksi bisu tentang kehidupannya yang perlahan diisi keindahan sekaligus lara yang tak akan pernah ia lupakan. Ini cerita Laksa dengan kanvas kecintaannya dan Senja, pemandangan favoritnya. WayV Fanfiction #1 Status: On-going Started: 14th March 2021 Finished: -
All Rights Reserved
#77
artist
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Dalam Ingatan [Completed] [Sudah Terbit]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Diary [COMPLETED]
  • 𝑭𝒂𝒌𝒆 𝑵𝒆𝒓𝒅 𝑪𝒐𝒍𝒅 𝑮𝒊𝒓𝒍 [𝐒 𝐄 𝐋 𝐄 𝐒 𝐀 𝐈]
  • KANARA [COMPLETED]
  • DEVIAN [END]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • Kiara's destiny
  • A Twist Of Fate
  • Langit Senja (End)

[Long List Wattys 2018] Arkadewi Senja Dwiyana terus menutup dirinya dari cinta. Baginya, cinta hanya membuatnya terluka hingga jadi tak berdaya. Hanya Avgi, seorang pria yang sebelumnya dianggap sombong, yang mampu meluluhkan dinding keras hati Senja. Padahal, sahabatnya sendiri, Goar, sudah memulainya lebih dulu dan selalu saja gagal. Senja memilih Avgi dan memutuskan untuk memulai kisah cintanya dengan lelaki itu. Liku-liku hidup terus diarungi Senja, namun apakah keputusannya ini yang terbaik? Atau, malah Senja lantas berpaling ke hati Goar? "Cinta itu muncul ketika kau mampu mengingatnya bagaimana dia berdecit lirih di hatimu, bagaimana dia mengembang dan mengepakkan sayapnya menerbangkanmu dan bagaimana dia membuatmu tertegun dengan pesonanya," ujar Senja kepada Goar yang terperangah menatap air mata yang luruh menuruni lekuk pipi Senja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines