Seorang Gus

Seorang Gus

  • WpView
    Reads 287
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 6, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Assalamualaikum hai Semua Ini Cerita Pertama Aku Semoga Suka Ya!!😊 Nah Sebelum baca cerita Aku Boleh Dong Follow ^ ^ Wattpad Aku😆 Nah Gimana Ya Guys Kelanjutan kisah Gus Ali Dan Naira? Apakah Happy END Atau Sad END? Soo!! Baca Aja Ya Ceritanya😘 Wassalamualaikum wr. Wb🙏
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GUS GIBRAN ( PERJODOHAN.)  TERBIT
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • AFSHA
  • Ijbar [Selesai]
  • H U R T !    (End)
  • Gus Dosenku (End)
  • Ael & Al ( REVISI )
  • Perasaan Yang Sama
  • Garis Takdir Bad Girl
  • Assalamualaikum My Destiny (TERBIT)

DI LARANG PLAGIAT!!! INI CERITA DARI FIKIRAN SENDIRI TANPA ADA CAMPUR ADUK TANGAN ORANG LAIN!! BUAT KALIAN YANG INGIN PLAGIAT HARAP MINGGIR!!! Bagaimana jadinya jika seorang badgirl si ratu balap liar mendapat wasiat dari almarhumah mamanya untuk masuk ke dalam sebuah pesantren? Tidak hanya itu, bahkan? Sebelum ia masuk pesantren, ia harus di hadapkan sesuatu yang begitu mengejutkan. Di jodohkan dengan anak dari calon kiyainya sendiri? Bisa di bayangkan? Bagaimana perasaan gadis itu? Selain ia tidak mencintai laki-laki itu, Azalia juga merasa sangat tidak cocok dengan Laki-laki itu karna ia sadar diri kalau dirinya bukan perempuan soleha untuk laki-laki bernama Gibran. "Kenapa kamu mau di jodohkan dengan ku?" tanya Azalia. "Karna aku mencintaimu dari pertama kali melihat mu." ucap Gibran dengan datar tanpa ekspresi. Deg! Terkejut? Itu pasti. Azalia tidak menyangka jika Gibran sudah jatuh cinta lebih dulu dengannya. "Aku mencintai Laki-laki lain, tapi kami berbeda agama, dan itu tidak memungkinkan kami untuk bersama." ucap Azalia memberi tau. "Dan setelah ini, aku akan berusaha untuk mencintaimu gus Gibran." ucap Azalia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines