Revenge || Hendery

Revenge || Hendery

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 15, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
"Aku.. aku satu satunya yang tersisa! Aku tak bisa apa apa tanpa mereka!! Mereka sangat berharga untukku jun.. aku ingin mati! Aku ingin bersama merekaa! Tapi aku ingin membalaskan dendam mereka.. hiks.. aku.. aku harus bagaimana.." "Kamu harus membalaskan dendam mereka, dan kita akan membantumu" sahut kun "Aku.. aku harus membunuh orang itu, nyawa dibayar nyawa!" "Nice, apa yang kita tunggu sekarang let's kill them"
All Rights Reserved
#55
seofamily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • [ Matahari Yang Redup ]Haechan
  • You Are My Sunshine ✔️
  • GEVRONZ
  • PCHIKOPAT and DETECTIVE(finish)✔
  • Perfect [Na Jaemin] [✔️]
  • midnight twelve {TREASURE}✔
  • Couple Youtuber

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines