Story cover for FEDORA by sintiyamaya_
FEDORA
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 16, 2021
"Beban ini sakit dan terlalu berat untuk ditanggung sendirian. Namun, rasanya aneh bila ku bagi untukmu yang bukan siapa-siapa dihidupku"

Kisah hidup seorang perempuan bernama Fedora Eireen Lenka yang menjadi korban pembullyan disekolahnya. Tak hanya pembullyan, rupanya ia juga ikut terseret masalah-masalah besar. Dari kisah keluarga, pertemanan, percintaan, dan masa  dewasanya pun harus dihadapi dengan siksaan.

Ada banyak cerita yang belum selesai untuk dilupakan, hingga sebuah rahasia yang penuh teka-teki.

Kematian seseorang adalah penyebab masalah bertubi-tubi. Lantas, siapa yang bersalah disini?





Mau tau kelanjutan kisahnya? next baca ya.
Ehh warning ni!
Don't copy&paste hasil karya orang yaa, berkreasi sendiri lebih baik.

ATAS PERHATIANNYA KARYA INI MURNI HASIL DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. MOHON MAAF APABILA ADA KESAMAAN NAMA, TEMPAT, DAN LAINNYA. TERIMAKASIH.
All Rights Reserved
Sign up to add FEDORA to your library and receive updates
or
#427depressed
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Nathina (Sudah Terbit) cover
I'M IN DANGER BECAUSE OF YOU [COMPLETE] cover
Let Me Love You Longer cover
Om Barra [TERBIT] cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
BARA POSSESSIVUM cover
AMORA Wounded Girl (Perjodohan)  cover
SELF LOVE cover
-LANDA- cover
ELGITA  (TERBIT) cover

Nathina (Sudah Terbit)

30 parts Complete

Seorang gadis yang memiliki cacat mental. semenjak kecil ia sering mendapatkan prilaku yang buruk dari orang tuanya. bakhan beberapa kakak laki-lakinya sering menyiksanya. sering sekali Nathina mendaparkan prilaku jahat, mengingat ia susah sekali berinteraksi dan lemah. Saat SD hingga SMA, ia masih menduduki peringkat bullying tersering. Masa SMA-nya dijalani dengan penuh kesedihan dan kepedihan. Ia tak meneruskan kuliah, karena orang tuanya tak ingin kehilangan banyak uang untuk menyekolahkan anak bodohnya. ia pun memutuskan untuk bekerja saja. entah penderitaan macam apa di luar sekolah. Ia akan mengetahui bahwa kehidupan luar itu sangat berbahaya baginya yang memiliki cacat mental.