CINTA UNTUK BUNDA [On Going]

CINTA UNTUK BUNDA [On Going]

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 2, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Wajib follow dulu sebelum membaca( ◜‿◝ ) Jangan lupa vote dan komen yahh, karena itu semua membuat semangat aku sebagai author. Terdapat kata kasar, umpatan. [HARAP BIJAK DALAM MEMBACA] •••• Kisah ini bercerita tentang seorang gadis. Gadis yang tidak pernah tau rasanya kasih sayang, belaian, pelukan hangat layaknya seorang ibu kepada anaknya. Hanya hal sederhana yang menjadi impian nya, yaitu bisa merasakan pelukan dan kasih sayang sang bunda. Apalagi mengingat hanya bunda yang dia punya saat ini. Ya walaupun kenyataan itu berbanding terbalik oleh sang bunda yang sepertinya tidak pernah atau tidak akan pernah menganggap dia ada. Gadis itu adalah Bintang. Bintang Seirios Pasya. Sesuai dengan namanya Bintang yang paling berkilau, dia ingin berkilau di langit malam yang gelap. Dia ingin tetap kuat, tegar dan sabar dalam menghadapi semua ujian yang diberikan Tuhan padanya. Apalagi sang bunda adalah sumber dari kekuatan, kebahagiaan bagi Bintang. Mengingat Sang ayah telah pergi untuk selamanya, meninggalkan Bintang dan Bundanya sejak dia berumur 5 tahun. •••• Akankah Bintang sanggup untuk menghadapi kekerasan, cacian, kemarahan sang Bunda setiap hari nya? Atau dia lelah dan lebih ingin menyerah? Penasaran? Yukkk mending langsung baca aja. Semoga kalian suka sama ceritanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAPUH!
  • Rainbow
  • Fixing the Broken ✓
  • Aseano Samudra [End]
  • Musuhku Sahabatku
  • 1. Hug Me Star [END]
  • Bintang [ COMPLETED ]
  • Bintang [Park Jisung]✓ END
  • #BiNtAnG#
  • ADELIO (END)
RAPUH!

"Kaca yang telah retak memang tak bisa disatukan kembali. Sekalipun bisa, wujudnya tak 'kan seutuh dulu. Mudah rapuh, seperti kata maaf pada sebuah penyesalan." Setelah kepergian Papanya, sahabatnya, serta luka yang tak kunjung sembuh, lantas kerapuhan apalagi yang akan Allena rasakan? Saudari kembar, katanya. Padahal nyatanya, kedua gadis tersebut sangat bertolak belakang tentang bahagia yang mereka cari. Sosok pembuat bahagia itu datang. Tanpa ia sadari, sosok tersebut adalah kerapuhan Allena yang sebenarnya. ••• S E L A M A T M E N A N G I S ❗

More details
WpActionLinkContent Guidelines