We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Acheron
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 23, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Jadi ibu istrinya yang terakhir?" "Ke empat, masih ada yang lain setelahku." "Kalau begitu aku akan punya banyak ibu?" Gerakan tangannya terhenti saat kekehan terdengar dari mulutnya. "Entah bisa kau sebut ibu atau penyihir kita lihat saja nanti." Di ulang tahunnya yang ke lima belas, SOVANNA berdoa pada Tuhan agar mendapat rumah baru yang lebih layak. Ia juga berdoa bisa memasuki Sekolah Menengah Atas favoritnya. Gadis ini bersungguh-sungguh dalam doanya, berharap Tuhan tiba-tiba membuat ibunya menjadi orang kaya. And Voila! Sepertinya Tuhan sangat sayang padanya. Beberapa menit setelah bibir mungil itu mengadu doa. Fakta mengatakan nama belakangnya adalah ACHERON. "Ada lima Iblis pria yang akan segera kau hadapi. Jadi bersiaplah." "Iblis?" Anna mengernyit bingung. "Siapa lagi, tentu saja saudara tirimu." "Kenapa Ibu menyebutnya Iblis? Itu tidak baik." "Kita lihat saja, kau pikir mereka akan semudah itu menerima kita?" Anna diam memperhatikan. Masih memilih kata untuk merespon perkataan sang Ibu yang kini mulai mengepak barang mereka. "Setelah ini tidak akan mudah bagimu Anna." Mampukah Anna bertahan di keluarga barunya? (I don't own the art, credit to the artist)
All Rights Reserved
#736
sibling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're The Rain I (the injuries sustained) [HIATUS]
  • DIOFANO
  • Living with Brothers  [TAMAT]βœ“
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Rembulan Laut [TERBIT]
  • Ujung Serbuk Emas Segera Hancur [END]
  • Paradise
  • SATU DARAH
  •  πŸ• π‘πšπ πš 𝟏 π‘πšπ¬πš || π„ππ‡π˜ππ„π [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐒𝐧𝐠]
  • My name is Steven ( End )

|Nyatanya saya sendiri yang berjuang dan endingnya adalah kamu pergi setelah yang saya perjuangan. Jika memang begitu let's see karma, dude.| -Rianna Louis Gabriella "gue bingung na, saat lo mutusin buat pergi dari hidup gue rasanya semua gelap. Gak ada yang harus gue perjuangin buat hidup." Lirih devanno. "lo hidup bukan buat gue aja no, lo bisa buka mata lo lebar lebar and see? Di sekitar lo ada orang orang yang jauh lebih sayang dan harusnya itu bisa jadi alasan lo buat bertahan dan bangkit". Ucap Anna. Devanno menggelengkan kepalnya cepat, Anna tidak mengerti apa yang devanno inginkan. Anna tidak pernah tahu sulitnya melewati hidup tanpanya. Seketika Devanno menggenggam tangan Anna dengan erat. "gue bakal bikin lo jatuh kepelukan gue lagi na, gue gak bakal biarin lo sama yang lain, lo bisa hitung waktu dari sekarang" ucap Devanno dengan serius. Anna hanya terdiam meresapi kalimat demi kalimat yang di ucapkan Devanno. Hingga Anna sadari Devanno sudah hilang dari hadapannya. "Lo gak bisa seenaknya no, gue udah gak mau". Ucap Anna mantap dan tegas. Anna menatap vanno dengan tatapan tajam dan serius. Setelahnya Anna pergi ditemani airmata yang terus mengalir dari pelupuk matanya. [Jika yang kamu mau aku dapat karma, aku bisa apa? Let's See, Honey. Semoga tuhan tidak berpihak padamu]- Devanno Guetta

More details
WpActionLinkContent Guidelines