Memori Gadis Biru

Memori Gadis Biru

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 4, 2021
Perjalanan hidup Afif, Si Gadis Pecinta Biru. Tentang pencarian jati diri dan tambatan hati. Siap-siap dibuat terkejut, dingin, panas, meleleh, bahagia, sedih, dan insecure. Disajikan dalam bentuk potongan-potongan memori sesuai dengan ingatannya. Semoga kalian menikmati kisah memori milik Afif. catatan: buat kalian yang pernah baca work aku yang berjudul "Squad Goals" atau "sibling" atau kisahnya Afif, apapun itu aku lupa judulnya 😂 ya, selamat bertemu kembali dengan anak ajaib satu ini. Happy Reading! Jangan lupa untuk comment, klik bintang, dan share. Apapun itu yang penting tinggalkan jejak!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Our Queen : Memento Mori
  • A-KU & A-MU
  • For You Smile ✔
  • My Introvert Girl(On going)
  • Sister or More
  • Langit Biru [END]
  • The Devil
  • A Memory of You

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia Alesya, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."

More details
WpActionLinkContent Guidelines