Memori Gadis Biru

Memori Gadis Biru

  • WpView
    Reads 88
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 4, 2021
Perjalanan hidup Afif, Si Gadis Pecinta Biru. Tentang pencarian jati diri dan tambatan hati. Siap-siap dibuat terkejut, dingin, panas, meleleh, bahagia, sedih, dan insecure. Disajikan dalam bentuk potongan-potongan memori sesuai dengan ingatannya. Semoga kalian menikmati kisah memori milik Afif. catatan: buat kalian yang pernah baca work aku yang berjudul "Squad Goals" atau "sibling" atau kisahnya Afif, apapun itu aku lupa judulnya 😂 ya, selamat bertemu kembali dengan anak ajaib satu ini. Happy Reading! Jangan lupa untuk comment, klik bintang, dan share. Apapun itu yang penting tinggalkan jejak!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • A Memory of You
  • The Devil
  • A-KU & A-MU
  • For You Smile ✔
  • Pelarian Romantis yang Membahayakan
  • Our Queen : Memento Mori
  • Hai-Goodbye
  • My Introvert Girl(On going)
  • RIFY (Short Stories)

Setiap malam, di keheningan rumah besar itu, seorang pembantu setia melangkah pelan menuju kamar sang nona muda. Dengan lembut, ia menyanyikan lagu pengantar tidur hingga nona terlelap, lalu tetap di sisinya, seolah-olah dunia hanya milik mereka berdua. Malam-malam sunyi itu berubah menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan, membisikkan perasaan yang perlahan tumbuh di hati sang pembantu-sebuah cinta yang ia tahu tak boleh ada. Namun, semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin dalam perasaannya terjebak. Ia sadar, dirinya hanyalah seorang pembantu, seseorang yang dunianya jauh dari sang nona muda yang begitu ia kagumi. Cinta ini ibarat mimpi yang tak mungkin terwujud, namun harapannya tetap berbisik, mempertanyakan apakah keajaiban bisa menyentuh dua hati dari dunia yang begitu berbeda. Di tengah pertentangan batin dan realita yang dingin, ia bertanya-tanya: dapatkah cinta mengatasi batasan yang telah lama membentang, atau justru akan terkubur dalam sunyi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines