The Z
  • WpView
    LECTURAS 128
  • WpVote
    Votos 55
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, oct 13, 2021
Ini adalah kisah dari Zirvania, Gadis remaja yang untuk pertama kalinya menyukai seorang cowok. Tetapi sepertinya dia salah menaruh rasa kepada seorang yang ternyata adalah MUSUH DARI KAKAKNYA Apa aku harus menyerah? atau harus berjuang? disatu sisi dia abang ku sendiri. Tapi disisi lain dia orang yang aku sayang. Apa aku harus menyerah begitu saja pada perasaanku dan memilih abang ku. Akan tetapi, apakah aku kuat untuk melepaskanya?" ucap Vania pada dirinya sendiri diiringi dengan sebulir air mata yang jatuh dari kelopak matanya
Todos los derechos reservados
#17
poppipertiwi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  • Masa SMA
  • Retak yang Dipeluk
  • First Love First Hurt (ON GOING)
  • LENTERASKA
  • Jiwa nya Masih Bersama
  • Senja yang Terlewatkan
  • CARAKU MENINGGALKANMU

di bawah sinar rembulan seorang gadis cantik bersimpuh di tepi pantai ,membiarkan angin pantai menerpa wajahnya. "apa yang harus kulakukan,aku nggak mungkin pulang kerumah ayah sama ibu pasti bakalan curiga" lirih gadis cantik itu matanya sembab karena terlalu lama menangis. "kenapa harus aku, kenapa!"lirihnya lagi air matanya terus mengalir . "aku sangat mencintaimu Gilang ,tapi kenapa kamu ngehianatin aku!" teriaknya lantang ,gadis itu meluapkan segala kekesalannya.penyesalan dan kehancuran tercampur menjadi satu dan memporak porandakan hidupnya. Elvina saqinah seorang gadis cantik berumur 20 tahun,yang hanya lulusan SMP itu meratapi nasibnya di tepi pantai di temani deru ombak. dia merasa hancur setelah mendapatkan bukti perselingkuhan kekasihnya,dengan Mata kepalanya sendiri dia melihat Gilang kekasihnya itu tengah bermesraan dengan seorang perempuan yang dia sendiri tidak mengenalnya.siapa sangka orang yang sangat dipercayainya itu tega menghianatinya. "apa kurangnya aku Gilang,apa karena aku tidak memberikan tubuhku!" Vina terus berdialog dia masih terisak walau tak ada lagi air mata yang keluar. setelah puas menangis Elvina berdiri dan merapikan pakaiannya yang terlihat acak-acakan.kembali dia meratapi kebodohannya. " astaga kenapa aku sefrustasi ini ,bodoh2,tak ada gunanya menangisi lelaki brengsek itu,aku harus membuktikan bahwa bukan hanya dia lelaki di dunia ini" tegasnya ,Vina memantapkan diri untuk memulai cerita kehidupannya tanpa nama lelaki sialan itu. tak terasa sudah 2 jam dia berada ditepi pantai Vina pun memutuskan untuk pulang kerumah karena selain sudah larut malam,udara dingin pun sudah mulai membuatnya menggigil. *** "habis darimana saja, jam segini baru pulang" tanya Bu Wati yang dari tadi cemas menunggu putrinya ,karena selama ini Vina tak pernah pulang larut malam.jam sudah menunjukan jam 12 malam. "maaf Bu tadi Vina di ajak karokean sama teman Bu,maaf yah!" jawab Vina merasa bersalah karena telah membuat ibunya cemas.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido