A L E N A

A L E N A

  • WpView
    GELESEN 106
  • WpVote
    Stimmen 21
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Feb. 8, 2023
WpInfo
Belletristik
Romantik
Bukan hal mudah bagi Alena Khandra, seorang anak tunggal perempuan yang harus hidup sebatang kara seorang diri. Menjalani hari hari yang penuh dengan duka dan kehampaan. Hingga suatu ketika semuanya berubah. Jiwa yang hampir mati itu seketika bangkit kembali. "Lo kalo ada apa apa tuh cerita, jangan semuanya lo pendem sendirian. Tujuan lo hidup buat bunuh diri lo sendiri?" "Gue disini Len, gue ada untuk lo dikirim oleh semesta. Takdir yang nuntun gue buat selalu ngejaga dimana pun lo berada, janji sama gue buat lewatin semuanya bareng bareng." Gadis itu menggangguk tersentuh, terima kasih tuhan, terima kasih atas takdir yang telah engkau tentukan dan kirimkan untukku.
Alle Rechte vorbehalten
#324
kesedihan
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  •  HAZELA
  • Rebirth of the Bound Soul (END)
  • Transmigrasi Figuran
  • Why Him? [COMPLETED✓]
  • Aureus Or Rere (Figuran PPB) TAHAP REVISI
  • Pembalasan Antagonis (REPOST)
  • RAPUH!
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Gara Narendra
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien