Herrialdeko Neska

Herrialdeko Neska

  • WpView
    Leituras 415
  • WpVote
    Votos 206
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, abr 29, 2021
"Lo cuma gadis desa yang ingin jadi pacar gue karena harta dan juga ketenaran. Tujuan lo ketebak bitch." Bisik Jeffer dengan nada dingin yang menusuk membuat Fany bergetar. "Tapi aku nggak ada niatan kayak gitu Jef." Bantah Fany. "Gadis miskin kayak lo, berani deketin gue kalau bukan karena uang dan ketenaran lalu karena apa hm?" Jeffer terkekeh mendengar ucapannya sendiri. "Ingat ini Thiffany, Lo itu sampah." Lanjut Jeffer dengan menekan 3 kata terakhir. Tak lupa tatapan tajam nya yang membuat Fany menunduk dan meneteskan air mata. * * * "Kalau menurutku, Tawa seseorang tidak menjamin kebahagiaan. Bisa saja mereka tertawa untuk menutupi kesedihan atau sedang melakukan sandiwara kehidupan. Dan sebab itu kata FAKE diciptakan." -Thiffany Anindita Aneswari * * * Hai readers ! Selamat membaca cerita ini Jangan lupa vote + coment untuk mengapresiasi author. Enjoy!
Todos os Direitos Reservados
#34
gadisdesa
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Impossible
  • ALZEANDRA||OPEN PO||
  • Alletarez
  • 𝐀𝐑𝐈𝐎𝐍 [𝐄𝐍𝐃]
  • Alreenzy [END]
  • I'm Not A Villainess
  • FREZA
  • ANTAGONIST COUPLE [ TERBIT ]
  • The Symphony of Gema
  • RafaelClara

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo