Menggenggam Ranting Patah 2

Menggenggam Ranting Patah 2

  • WpView
    Reads 288
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 5, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Hallo pembaca yang Budiman, kisah ini ada sepersekian persen di ambil dari kisah cinta temen2 dekatku, cuma sebagian kecil aja ya, sisanya hanya imaginasiku belaka. Mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat maupun kisah pribadi seseorang, itu sama sekali tidak di sengaja. Happy reading. Cerita ini masih kelanjutan dari Menggenggam Ranting Patah 1, hanya kali ini bercerita melalui kaca mata Indra. Tentang bagaimana cintanya Indra pada Ariani, hingga ia harus ekstra sabar menghadapi sikap kekanakan Ariani. Namun cintanya tak berjalan mulus, ia harus menghadapi kebencian dari keluarga Ariani. Mungkin Indra terlihat santai saja dengan sikap mereka, tapi sesungguhnya jauh di dalam hatinya ia terluka.
All Rights Reserved
#387
pengorbanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • Angel To Raya (END)
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Menggenggam Ranting Patah
  • ALRIN
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • Because You..
  • Handsome Galvin {END}
  • PAMIT (END)
  • Cinta rahasia

Ini tentang Arga. Arga Reyhan Alaska Dirgantara. si cowok terdingin di SMA Nasional Bangsa. Salah satu cowo terpopuler yang di kagumi semua orang. Banyak perempuan yang menyukai dirinya, tetapi tidak satu pun yang berani mendekatinnya. Ini juga tentang Agatha. Agatha Grazella Aldebaran. Sisiwi baru Nasional Bangsa. Parasnya yang cantik, bertubuh mungil membuatnya dikagumi banyak orang termasuk siswa siswi Nasional Bangsa. "Lo pikir gue gak cape? Berusaha, dapetin hati lo selama ini? Sikap dingin lo, seakan-akan ngasih harapan ke gue. Perhatian yang lo kasih dari dinginnya lo, ngebuat gue percaya, kalau usaha gue selama ini gak sia-sia. Tapi gue salah. Gue salah, atas apa yang gue pikirin." -Agatha. "Maaf. Gue belum bisa jadi versi terbaik buat lo. Cuma ini yang bisa gue lakuin. Mustahil untuk kita bisa bersatu."- Arga ' berjuang, untuk mendapatkan segala kepastian '

More details
WpActionLinkContent Guidelines