Behind The Smile

Behind The Smile

  • WpView
    LẦN ĐỌC 12,194
  • WpVote
    Lượt bình chọn 8,800
  • WpPart
    Chương 41
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối CN, thg 12 14, 2025
WpInfo
Hư cấu
Lãng mạn
Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?
Bảo Lưu Mọi Quyền
#864
ketakutan
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • DIBALIK TAKDIR YANG ASING
  • Promise
  • Abstrak
  • 7 Seconds
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • I'm okay (END)
  • Drowning

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn