Childlike Man

Childlike Man

  • WpView
    Reads 136
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Don't Forget to Follow me First :) Happy Reading! *** Alex tahu umurnya sudah cukup untuk ke jenjang pernikahan. Tetapi ia masih takut sebab masa lampau. Alex selalu dipaksa Mamanya untuk hal itu, sampai-sampai ia dijodohkan dengan orang yang tak dia kenal sama sekali. Mamanya bosan dengan sikap Alex yang menunda. Menurut mamanya, Alex sangat ke kanak-kanakan di satu sisi. Di sisi lain mamanya sangat ingin memomong cucu dari anak semata wayangnya itu. Bagaimana keputusan Alex selanjutnya? Ia masih takut tetapi keadaan cukup memaksanya. Akankah Alex menemukan pasangan yang pas untuknya? atau ia malah diperlakukan sedemikian dulu. Penasaran?
All Rights Reserved
#1
kekanakan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Bukan) Keluarga
  • Married For Babies (Tamat)(Pindah Ke Dream)
  • Perfect uncle ✓
  • CINTA YANG NYATA
  • Tentang Kita (ON GOING)
  • ALEXON [END]
  • Don't you miss me?
  • MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND
  • Jodohku

Sequel 'Umi untuk Putraku' __________________________ Dulu, ia menikah dengan seorang duda berbuntut satu. Namun, sekarang ia men-janda. Tertinggal putra putrinya yang menjadi kunci ia bersemangat. Keduanya pula yang menjadi alasan kuat ia berusaha bangkit dalam kesenduan. Pikirnya semua akan baik ketika hatinya telah tertata apik setelah mengikhlaskan sedikit kepergian sang suami. Kenyataan berbanding terbalik. Awalnya semua baik, sangat baik. Sampai ia dijatuhkan oleh perasaan yang ia pikir baik. Semua kembali seperti dulu. Ketika ia dipinang almarhum sang suami dan memiliki putra sambung yang saat itu belum menerimanya. Ia harus berperang kembali merebut hati sang putra. Namun, bedanya tak ada sang suami yang menyemangatinya. Dengan hati yang masih berusaha mengikhlaskan almarhum sang suami, ia harus menggunakan sisa hatinya untuk melunakkan hati putranya yang tiba-tiba kembali mengeras entah karena apa. Ketika dulu sang suami melarangnya untuk bekerja, kini ia harus memaksa tulangnya untuk bekerja keras. Bukan hanya satu atau dua pekerjaan yang ia lakukan, tapi banyak pekerjaan yang dilakukannya. Tak ada waktu luang baginya. Hari-hari hanya ada kerja, kerja, dan kerja. Dengan menggendong sang putri ke mana pun langkahnya membawa. Semua demi sang putra yang berubah layaknya singa kelaparan. Pun dengan putrinya yang turut menjadi takut tiap kali melihat sang kakak. "Tak peduli badanku hanya tersisa tulang dan kulit. Apapun akan kulakukan untuk putraku." "Tak peduli badanku kurus kering tak terawat. Apapun akan kulakukan asal putriku bisa makan dengan kenyang." Kisah akan dimulai. Bagaimana single parent rapuh itu menjalani hidup barunya ...? SELAMAT MEMBACA:) Cover: Pinterest+Canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines