Princess Love Issue

Princess Love Issue

  • WpView
    Leituras 2,149,884
  • WpVote
    Votos 99,767
  • WpPart
    Capítulos 25
WpMetadataReadConcluída seg, jul 12, 2021
WpInfo
Ficção
Romance
*first sequel of 27 to 20* Dua puluh tujuh tahun, cantik, cerdas, berbakat, dan belum mempunyai pasangan? Aneh? Tidak juga, kalau kamu menjadi Kareenina Divira Geovanni, putri sulung kesayangan Azkanio Geovanni. Dengan sang ibu sudah mendesaknya untuk segera menikah sementara semua kandidat yang ia bawakan ke hadapan kedua orang tuanya tak pernah lulus dari seleksi ayahnya yang protektif. Bagaimana mungkin dia bisa menikah di usianya yang tak lagi terbilang muda? "Sometimes, treasure are hidden in the nearest place you'll never notice."
Todos os Direitos Reservados
#216
princess
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Prenuptial Agreement
  • Finally, I Found You
  • Fated (Sudah Terbit Ebook)
  • THE LEFTOVERS LADY
  • Alexandra~Alfanso❤ (End)
  • Arshaka
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)
  • MY SEXY OLD MAN
  • SERENADA BIRU (End)

"Tya, kapan kamu akan menikah?" tanya sang ayah. "Nanti, Yah, kalau sudah ada jodohnya," jawaban ringan itu yang selalu menjadi andalan Adistya. "Iya kapan?" tanya kembali ayahnya yang sepertinya tak sabar menginginkan sang putri untuk segera menikah. "Sabar kali, Yah, toh jodoh gak akan ke mana." "Jodoh memang tidak akan ke mana, tapi kalau gak ke mana-mana kapan dapat jodohnya." Kutipan itulah yang selalu ayahnya ucapkan. Membuat Adistya memutar bola matanya bosan. Ayahnya itu gemar menanyakan perihal jodohnya apalagi mengingat usianya yang sudah menginjak angka 27, usia yang sudah cukup matang untuk membina rumah tangga sampai ayahnya gemar sekali mencarikan jodoh yang untungnya tidak pernah berhasil. Adistya lelah begitupun dengan sang ayah, sampai akhirnya sebuah kesepakatan mereka buat untuk perjodohan terakhir Adistya. Kebebasan sudah ada di depan mata, tapi harapan itu harus gagal karena dengan lancangnya kepala Adistya mengangguk mengkhianati hatinya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo