KaZa

KaZa

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 15, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Berawal dari tanya tugas berlanjut dengan obrolan ringan, bagaimana menurut kamu?. . . Kaza itu cuek tapi manis. Masalah pelajaran dia jagonya, public speaking? oke, Bhs Inggris? oke, good attitude apalagi. Satu saja kekurangannya yaitu, dia tidak memiliki teman karena bagi kaza teman itu menambah bebannya saja. Hisya namanya yang selalu merecoki Kaza dengan pertanyaan yang menurut Kaza sangat tidak penting. Yang selalu mencoba untuk menjadi teman Kaza tapi selalu diabaikan oleh Kaza karena menurut kaza hanya buang - buang waktu saja berurusan dengan Hisya. . . "Mas Kazaaa, gue tanyaa dong" Hisya. "Pergi jauh jauh lo" Kaza. So apakah Kaza akan menerima Hisya menjadi temannya? atau malah menjadi lebih sekedar teman?.
All Rights Reserved
#5
kaza
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • Girls and Boys
  • F dan Z  ( and )
  • KOSTAN JANUARTA
  • Complicato [END]
  • The Beauty Inside(Complete)
  • Love Letters [END]
  • My Darrel
  • Moonstruck
  • Hi, Pak Dosen!

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines