One Night || KTH

One Night || KTH

  • WpView
    Reads 532
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Nov 8, 2025
「THREESHOT」 ❝Satu malam yang membuatnya mendadak jadi gila.❞ Malam itu, Kim Taehyung hanya ingin pergi ke club untuk bersantai sambil menikmati minuman beralkohol sedikit guna melepas apa yang menjadi beban pikirannya. Tidak disangka, bertemu seseorang yang begitu memikat hati, bersama menghabiskan malam penuh di satu kamar dengan gairah panas. Dari sekedar One Night Stand, Taehyung jadi gila sebab langsung jatuh cinta setengah mati sampai tidak bisa melupakannya seharian, hingga menciptakan kesempatan untuk saling terikat, padahal pribadinya itu sudah menikah. cover bye usn twt : @ilegalhope13 thankyouu <3 •Taeri-J•
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • Garwo
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Justine
  • Jodoh Pilihan Mama
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Same, But Not
  • I'm Not Just a Figuran
  • Last Hope - Cawooz
  • The Servant [James Harem]

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines