Ambislicious

Ambislicious

  • WpView
    Reads 361
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 6, 2021
Ambislicious Gimana rasanya pas nilai kamu lagi jeblok-jebloknya ketemu dua makhluk ganteng ambisius yang mengeluhkan nilai mereka yang nyaris sempurna? Itulah yang dirasakan Neva ketika pertama kali bertemu Frey dan Kenzie. Belum lagi ditambah dengan munculnya pria bermasker misterius dari negeri antah berantah yang suka banget sama roti baguette. Siapa mengira pertemuan tak disengaja itu membuat mereka menjalani banyak hal, terutama perjuangan untuk masuk ke Oseville University, kampus mentereng idaman semua orang. Tres Bien Bakery--toko roti milik Ibu Frey-- menjadi tempat nongkrong mereka dengan wangi vanilla bun yang bikin betah dan menggugah selera.
All Rights Reserved
#382
girl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • Breadlove: of the Warm Afternoon [END]
  • My Three Brothers [Terbit]
  • GHAVARI
  • Sweetie Pie Corner
  • 𓊈salju di Gurun pasir𓊉rioncaine
  • As Possible
  • Cookies And Strawberry Jam
  • The Cookie Connoisseur || RionCaine (BL)

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines