ALVARO [HIATUS]

ALVARO [HIATUS]

  • WpView
    Прочтений 12,064
  • WpVote
    Голосов 1,148
  • WpPart
    Частей 36
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published пнд, мар. 28, 2022
FOLLOW SEBELUM MEMBACA❤ "SALAH PAHAM KAMU BILANG, SEMUANYA MASIH KAMU BILANG SALAH PAHAM,AL? KAMU GAK TAU APA YANG UDAH CEWE GILA ITU LAKUIN KE AKU, ALVARO-!!" Habis sudah kesabaran Aira kepada laki-laki plin-plan didepannya. Alvaro yang mendengar bentakan Aira terkejut, dia tidak paham apa yang sebenarnya terjadi. Siapa yang dimaksud oleh Aira, apa Sonya? Tapi tidak mungkin. "Maksud kamu apa, Raa?" Tanya Alvaro butuh penjelasan dari Aira yang sudah membendung tangisnya. "KAMU TAU AL, SIAPA YANG CULIK AKU, KAMU TAU SIAPA? DIA SONYA, SONYA-!! PEREMPUAN YANG SELAMA INI KAMU PENTINGIN DIBANDING AKU-!!" Ungkap Aira membuat jantung Alvaro seketika berdegup kencang. Emosinya seketika meluap mendengar semua itu, tapi berusaha ia tahan. Dan masih yakin kalau Aira hanya lah berbohong, karena seperti yang Alvaro ketahui Aira tidak suka dengan kehadiran Sonya. Bagaimana akhirnya? Mari selami kisah mereka bersama-sama🌻 HAPPY READING SEMUA❤
Все права сохранены
#488
possesif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT
  • Transmigrasi Ziora
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту