Nawa
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 20, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Menikah dengan orang yang di cintai adalah impian setiap orang. Tapi jika takdir berkata lain,siapa yang bisa menolak? Dan Nawa salah satu dari sekian orang yang menikah dengan orang yang bahkan tak pernah di kenalnya. Dan inilah kisahnya.
All Rights Reserved
#891
membaca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Istri Cadangan
  • i'm your wife
  • Yang kuinginkan, tapi bukan yang kubutuhkan
  • My Love is on Paper
  • Ingin Menepi (Tamat)
  • ARSHAWA [END]
  • Unwanted Destiny
  • HANATHAR [END]
  • Pilau Cinta Ayunda (Completed✓)
  • Never Forget You [2]

(SUDAH DITERBITKAN) "Ibra aku punya syarat kalau kamu mau menikah denganku. Aku nggak mau hamil, aku masih mau melanjutkan karierku dulu, karena saat ini waktu yang tepat untuk berjuang mengejar impianku. Tapi, jangan kecewa dulu! Aku punya solusi yang mungkin bisa kamu pertimbangkan. Kamu diharuskan menikah secepatnya karena keluargamu menginginkan keturunan darimu, kan? Aku mempersilakan kamu memiliki buah hati dengan wanita lain. Dengan satu syarat, aku yang memilihkan wanita itu. Dan kabar gembiranya lagi, aku sudah mempunyai calon untukmu. Dia sepupuku, wajahnya mirip denganku." "Lalu ... kamu mau dia yang hamil seolah anak itu hasil buah cinta kita?" "Iya, bisa dibilang seperti itu. Kamu tenang saja, sampai dia hamil aku akan berada di luar negeri menyelesaikan pekerjaanku. Setelah dia melahirkan, maka perjanjian kita dengannya selesai." "Kalian gila! Lalu, selama dia hamil dia akan ada di mana? Kamu tidak akan meninggalkannya sendirian, kan? Demi Tuhan, Ris, ada anakku di dalam sana nantinya." "Dia akan ada di apartemenku. Kamu tenang saja, dia wanita yang mandiri. Kalau kamu mau mengajaknya tinggal di rumahmu aku tidak masalah selama tidak ketahuan orang." "Baiklah, asal kamu mau menikah denganku." "Tapi, satu hal permintaannya yang harus kita turuti." "Ya?" "Dia mau ... kamu juga menikahinya sebagai istri keduamu." "Apa?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines