Story cover for JALUR LANGIT by authormayoo_
JALUR LANGIT
  • WpView
    Reads 20,956
  • WpVote
    Votes 1,112
  • WpPart
    Parts 40
  • WpView
    Reads 20,956
  • WpVote
    Votes 1,112
  • WpPart
    Parts 40
Ongoing, First published Mar 20, 2021
Ini tentang kisah cinta dalam diam di pondok pesantren Al-Qamar, pondok pesantren ternama di kota Jakarta, dengan di pimpin oleh Kyai Hasan selaku anak tunggal dari pemilik pesantren yang sudah lama meninggal. 

Zayyad Hafidz Al-Ghifari, laki-laki tampan berhidung mancung, serta bertubuh tinggi, yang notabene nya adalah putra Kyai itu berhasil memikat beberapa orang santri putri di pondok milik sang kakek, termasuk Fatimah Naura Az-Zahra, ia juga ikut terpikat, namun berbeda, ia terpikat karena perilaku Gus Hafidz yang menurutnya bagus. 

"Aku tidak memandang wajah mu Gus, tapi aku memandang perilaku mu terhadap orang sekitar" - Zahra. 

"Allahumma Yassir Wala Tu'assir, Ya Allah, jika engkau menghendaki kami bersatu, maka tolong lancarkan" - Gus Hafidz. 

Perlu di ingat perjodohan di kalangan keluarga ulama seperti nya sangat sering terjadi, apakah itu juga berlaku untuk mereka? Apakah mereka juga akan di pisahkan oleh garisan takdir? Wallahu a'lam silahkan baca langsung saja semoga suka. 

Karya ini murni buatan aku sendiri, tidak menjiplak di karya mana pun, kejadian nya ada yang imajinasi ada juga yang nyata. 

Plagiat mending jauh jauh deh, kalau ada alur atau nama tokoh yang sama dengan karya orang lain, berarti itu atas unsur ketidak sengajaan, terimakasih, jangan lupa tinggalkan jejak, vote, komen, atau follow, bubayy. 

Start : 29 - 03 - 2021
Finish : -
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add JALUR LANGIT to your library and receive updates
or
#47sayyid
Content Guidelines
You may also like
10. Saktah by rsaryani91
42 parts Complete
"Belajar apa hari ini Gus, dengan anak-anak?" "Tajwid. Anak-anak belajar Bacaan istimewa dalam al quran, bacaan gharib." "Kenapa membaca al quran harus dengan tajwid, Gus?" "Perintah Allah. Agar kita menjaga kemurnian Al quran, melafadzkan sesuai hak-hak hurufnya dan menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa." jawab seorang pria yang dipanggil Gus. Si Wanita yang bertanya tadi tersenyum simpul. "Sepertinya Gus, Perjalanan kisah kita akan serupa dengan salah satu makna bacaan gharib. Yaitu saktah. agar kita sama-sama menjaga kemurnian hati, menjaga hak-hak pribadi kita dan agar kita terhindar dari perbuatan dosa." Pria itu terdiam mencerna ucapan wanita yang duduk di seberangnya. "Saktah?" tanyanya dan Sang Wanita mengangguk. "Iya. Saktah. Aku yakin Gus lebih paham makna saktah. Kita perlu memberi jeda, berhenti sejenak, menekan ego kita sambil memikirkan apakah kita ini benar-benar yang terbaik untuk satu sama lain, setelah itu kembali kita teruskan." jelas Si wanita dan langsung beranjak dari tempat itu. Sang Pria masih duduk sembari menatap kepergian wanita yang pernah ingin dia nikahi. Senyum tipis tercetak di wajahnya, di tengah keramaian kota itu dia bergumam sendiri, "Kamu lupa, jika menemui tanda saktah, bukan hanya harus memberi jeda tapi juga harus menahan napas. Aku belum tau seberapa lama kemampuan manusia bisa menahan napas. Doaku, kamu segera kembali atau aku akan kehabisan napas karena terlalu lama mengamalkan saktah.".
You may also like
Slide 1 of 9
Ijbar [Selesai] cover
Aurakham (Aurora & Arkham) [End] cover
Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married cover
LENTERA KEABADIAN By Rawnaa cover
Ya Umma Awlaadii 'NaZa' || On Going cover
imam terbaik ku (tamat) REVISI  cover
Ning Tersembunyi(on Going)  cover
Presma Pesantren  cover
10. Saktah cover

Ijbar [Selesai]

69 parts Complete

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________