Takdir & Doa
"Semuanya bermula dari yang tak terlihat-sebuah foto punggung, suara, dan nama yang diam-diam diselipkan dalam doa."
Alina mengenal Irhan hanya lewat nama, suara, dan satu foto punggung yang dikirim sahabatnya. Dari sekadar penasaran, rasa itu berubah jadi kekaguman yang diam-diam tumbuh di hati.
Tapi saat ia ingin menemui Irhan, takdir berkata lain-Irhan tak lagi menjadi imam di sana. Alina pun mencoba mengikhlaskan... hingga Rasyid hadir, imam baru di masjid depan rumahnya. Hati Alina sempat beralih, namun tetap saja bayangan Irhan belum hilang.
Ramadan datang membawa kejutan: Irhan kembali. Alina berusaha mendekat, tapi Irhan tampak menjaga jarak karena kisah lama yang belum usai. Saat Alina menyatakan perasaannya, Irhan tak menolak-ia justru menyuruh Alina memperbaiki diri.
Rasyid memilih mundur setelah tahu hati Alina bukan untuknya.
Waktu berjalan, mereka berempat kembali dipertemukan: Alina, Irhan, Rasyid, dan perempuan yang selama ini disebut Irhan dalam doanya.
Lalu, doa siapa yang akan dikabulkan takdir?