Hiraeth

Hiraeth

  • WpView
    Leituras 292
  • WpVote
    Votos 50
  • WpPart
    Capítulos 26
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, fev 28, 2022
Katanya air yang tenang belum tentu benar-benar aman. Sama seperti Seanku, wajahnya selalu menampilkan wajah tenang dihadapan semua orang. Namun hatinya tak seperti itu. Ia bilang ia kehilangan hak untuk pulang, hak untuknya memanggil seseorang sebagai rumah.
Todos os Direitos Reservados
#202
sean
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • DUNIA HAMPA
  • BROTHER FROM HEAVEN
  • [Complete] Home || Markhyuck
  • Strangers
  • Semesta untuk sean
  • Rescue My Heart (end)
  • Aseano Samudra [End]
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • DENDAM  (markhyuck) | [END]
  • Carpe diem that is hard to find

Hampa, kata itu menjadi hal yang ada di benaknya setiap kali ia pulang ke "rumah" miliknya. Tak ada niatan baginya, untuk sekedar membuat rumahnya lebih berwarna lagi. Dunianya terasa hampa, setiap kali ia ingin mengeluh. Ia kebingungan, mencari tempat untuk bersandar, dan bercerita tentang hari-harinya yang sulit. "Rumah" miliknya memang selalu berbeda, di sana sunyi. Di sana tidak terasa seperti ada kehidupan sedikit pun, hampa. Bahkan "rumah" yang dikatakan orang-orang sebagai tempat pulang itu, tak sama baginya. "Rumah" yang dianggap sebagai dunia kasih sayang bagi orang-orang, juga tak sama baginya. Semuanya bohong, semua tentang dirinya. Yang katanya menjadi kebanggaan bagi semua orang, tanpa ada kekurangan. Berjuta-juta lara tak pernah absen dari dirinya, seakan-akan seperti tidak ada detik tanpa kebohongan baginya. Sampai kapan, ia harus merasakan semua kesunyian ini? Kapan, kehampaan ini akan usai? Di mana, ia bisa mengekspresikan dirinya, selayaknya remaja pada umumnya?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo