Story cover for JENXCAFFE by AdityaJhony
JENXCAFFE
  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 21, 2021
Namaku Jenniroselinne
Aku lulusan Universitas Negri Malang
Kehidupanku setelah kuliah tidaklah mudah
Aku harus mencari makan sendiri dan tidak boleh kembali ke orang tua sebelum sukses

Aku memutuskan untuk bekerja di sebuah perusahaan namun aku resign dari perusahaan tersebut dalam waktu dekat

Aku resign karena stress dengan pekerjaan dan atasan yang terlalu kejam
setelah itu aku melihat acara tv untuk menghilangkan stress
acara tv tersebut bertema kunci kesuksesan

pembawa acara tersebut menjelaskan bahwa sukses adalah ketika kita tidak disuruh oleh orang lain
setelah melihat acara itu,aku bertekad untuk membuat usaha caffe yang ku beri nama JENSCAFFE

Disinilah perjalananku dimulai

Ide cerita by:

@AdityaJhony with @TeressaPutriLalita

Design by:

@JestaoktaviaYordana
All Rights Reserved
Sign up to add JENXCAFFE to your library and receive updates
or
#123malang
Content Guidelines
You may also like
CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry by vv_yaaw09
4 parts Ongoing
Gue udah kerja di PT Malfoy Corp ini hampir lima tahun. Dari mulai nyapu lantai, buang sampah, sampai bikin kopi buat para petinggi perusahaan, semuanya gue lakuin dengan hati yang... yah, biasa aja sih. Bukan yang sepenuh hati banget, tapi juga bukan yang males-malesan. Hidup gue tenang, santai, nggak ada drama. Sampai hari sial itu datang. Gue lagi bawa nampan kopi buat meeting besar di ruang CEO. Semuanya masih aman terkendali, sampai tiba-tiba gue kepleset karena kabel charger yang menjulur di lantai. Dalam hitungan detik, kopi panas di tangan gue terlempar ke udara dan brak! Tumpah tepat di jas mahal warna abu-abu milik Mr. Draco Malfoy. Lo tau nggak siapa Mr. Draco? Dia bukan cuma CEO PT Malfoy Corp, tapi juga the coldest boss ever. Wajahnya flat, suaranya tajem, dan sikapnya? Jangan ditanya. Dia tuh tipe bos yang nggak ragu buat fire karyawan hanya karena kesalahan kecil. Bahkan, dia punya aturan absurd di perusahaan ini: "No Office Romance" alias karyawan dilarang keras pacaran sama rekan kerja. Dan sekarang? Gue baru aja bikin baju doi basah kuyup. Gue langsung membeku di tempat, otak gue nge-freeze, tangan gemetar sambil masih megang nampan kosong. Semua orang di ruangan juga pada diem. Bahkan, Pak Antoni dari divisi keuangan yang biasanya nggak pernah bisa diem pun tiba-tiba jadi patung lilin. Mata abu-abu tajem milik Mr. Draco langsung ngelock ke gue. "Potter." Suaranya rendah, tapi bikin bulu kuduk gue berdiri. "What. The. Hell." Gue otomatis refleks nunduk dalam-dalam. "S-sorry, Mr. Draco. Gue nggak sengaja, sumpah! Kabelnya-" "Keluar." Gue nggak bisa ngelawan. Dengan kepala masih nunduk, gue langsung jalan mundur, keluar dari ruangan sambil nahan napas. Tapi sebelum pintu ketutup, gue sempat ngeliat ekspresi Mr. Draco yang... aneh. Bukan marah, tapi lebih ke... mikirin sesuatu. Dan di hari itu, gue nggak tau kalau insiden kopi ini bakal ngerubah hidup gue selamanya.
Sadness by lilflot
21 parts Complete Mature
Aira menatap kearah jam dinding kamarnya, ini sudah jam 1 malam pikirnya. Sudah terlalu lama Aira menatap layar komputernya menyelesaikan tugasnya. Matanya sudah lumayan berat. Ia memutuskan untuk menghentikan kegiatannya. Aira itulah nama yang diberikan orangtuaku sejak aku kecil. Kedua orangtuaku mengharapkan jika nanti aku sudah tumbuh dewasa kelak menjadi orang yang sangat disegani oleh setiap orang. Namun harapan kedua orangtuaku pupus ditengah jalan. Ketika aku menginjak usia 12 tahun kedua orangtuaku meningggalkanku akibat kecelakaan pesawat. Mau tidak mau aku harus mandiri dan tinggal ditempat omaku yang super bawel. Tapi dengan sikap kebawelannya itu membuatku sangat rindu padanya. Setelah aku tamat SMA aku memutuskan untuk tinggal dikota jauh dari omaku yaitu kota Denhaag, Belanda. Aku asli orang medan dan dibesarkan dimedan pula. Tetapi pada saat aku lulus SMA aku mendapatkan beasiswa dari sekolahku untuk melanjutkan pendidikanku di Belanda. Sudah tiga tahun aku tinggal dikota ini. Kota yang sangat menyenangkan. Sendiri meniti karier. Bekerja sambil kuliah disalah satu café yang sangat dikenal dikota ini "Hancook Café" itu lah nama Café yang sangat terkenal disini. Aku termasuk orang yang beruntung bagaimana tidak sudah kuliah dengan beasiswa dan kerja pula ditempat yang sangat terkenal disini. Untung saja café tempat aku bekerja tidak terlalu jauh dari tempat kostanku. Jika banyak tugas kuliah aku bisa mengerjakannya sambilan ditempat kerjaku.
You may also like
Slide 1 of 9
From Rich to Real (gen 12,13)  cover
CEO Itu Naksir Gue?! | Drarry cover
[✔️ Completed] Baby I just need some coffee  cover
The Last Coffee cover
The Coffee Crush  cover
PAK GIN, kyah~ [GINSOU] cover
take away cover
Sadness cover
Mantan Dosenku cover

From Rich to Real (gen 12,13)

2 parts Ongoing

Mereka cantik, kaya, dan terbiasa hidup enak-tapi malasnya bukan main. Para gadis muda dari keluarga terpandang tiba-tiba dipaksa orang tua mereka untuk bekerja. Bukan kerja di kantor mewah, tapi di sebuah kafe yang harus mereka jalankan sendiri. Belum cukup? Di seberang kafe, berdiri sebuah bengkel motor yang isinya rival masa sekolah mereka-sekumpulan gadis tajir yang juga sedang dijebak oleh orang tua mereka untuk belajar "arti kehidupan." Cafe vs bengkel. Latte vs oli. Drama, tawa, dan pertengkaran kecil jadi bumbu kehidupan sehari-hari mereka. Di balik semua kekacauan, perlahan mereka belajar satu hal penting: jadi dewasa itu nggak bisa cuma ongkang-ongkang kaki.