JENXCAFFE

JENXCAFFE

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 12, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Namaku Jenniroselinne Aku lulusan Universitas Negri Malang Kehidupanku setelah kuliah tidaklah mudah Aku harus mencari makan sendiri dan tidak boleh kembali ke orang tua sebelum sukses Aku memutuskan untuk bekerja di sebuah perusahaan namun aku resign dari perusahaan tersebut dalam waktu dekat Aku resign karena stress dengan pekerjaan dan atasan yang terlalu kejam setelah itu aku melihat acara tv untuk menghilangkan stress acara tv tersebut bertema kunci kesuksesan pembawa acara tersebut menjelaskan bahwa sukses adalah ketika kita tidak disuruh oleh orang lain setelah melihat acara itu,aku bertekad untuk membuat usaha caffe yang ku beri nama JENSCAFFE Disinilah perjalananku dimulai Ide cerita by: @AdityaJhony with @TeressaPutriLalita Design by: @JestaoktaviaYordana
All Rights Reserved
#613
malang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Coffee Crush | On Going
  • From Rich to Real (gen 12,13)
  • MALIGNITY : Encounter The Evil (TERBIT)
  • BAND AID
  • Dear Rasa [11/END]
  • Love In A Coffee Shop [Bisa Baca Di Karyakarsa]
  • Sadness
  • FILOSOFI ES JERUK [TERBIT]

The Coffee Crush Di hari Kavya's Cafe membuka pintunya untuk pertama kali, Falisha Lyria tak pernah menyangka bahwa satu langkah kecilnya masuk ke dalam ruangan itu akan mengubah arah hidupnya. Ia hanya berniat singgah. Memesan kopi. Lalu pulang seperti biasa. Namun ia bertemu Aksananda Kavizra---pemilik kafe dengan cara bicara yang tenang dan keyakinan yang terasa terlalu meyakinkan untuk sekadar kebetulan. Sejak awal, Aksa tak pernah terdengar ragu. Ia berbicara tentang masa depan dengan seolah-olah Falisha sudah ada di dalamnya. Dan bagi seseorang yang tak pernah benar-benar dipilih sebelumnya, kepastian itu terasa seperti rumah. Kedekatan mereka tumbuh tanpa drama. Tanpa tarik-ulur yang melelahkan. Hanya dua orang yang merasa cocok, merasa yakin, merasa seolah semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Namun semakin hari, Falisha mulai menyadari bahwa ada bagian dari cerita Aksa yang tak pernah benar-benar ia dengar. Bukan karena disembunyikan, hanya ... tak pernah diceritakan. Dan dalam setiap hubungan yang terlihat tenang, selalu ada satu hal yang tak kasatmata. Falisha percaya ia adalah awal yang baru. Tapi bagaimana jika ia sebenarnya hanya kelanjutan dari sesuatu yang belum selesai? Atau mungkin, sejak awal ... ia memang tak pernah sendirian dalam cerita itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines