We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mereka Yang Tak Kasat Mata

Mereka Yang Tak Kasat Mata

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 13, 2022
WpInfo
Fiction
Horror
" Tolong jangan ganggu aku. Kalian siapa, kenapa kalian ga bisa berhenti buat ganggu hidup aku. Aku mau hidup aku tenang. Aku pengen punya waktu aku sendiri buat istirahat dan nikmatin dunia aku sendiri sebagai manusia normal! " Nayla Anak baik yang cantik dan periang ini sekarang memiliki kemampuan melihat apa yang tidak bisa mereka lihat. Tentu saja Nay sangat tertekan dengan kondisinya usai operasinya. Dunianya berubah 180° sungguh sangat berbeda dengan dulu, kini Nay dapat mendengar, merasakan dan tentu saja melihat mereka berkeliaran di sekitarnya setiap detik dimanapun dan kapanpun. Mereka yang berasal dari alam gaib tidak lepas dari hidup Nayla. Wujud mereka yang beraneka ragam membuat Nayla sangat tersiksa. Tiada hari tanpa melihat mereka. Dengan kondisi Nayla yang belum begitu mengenal dunia gaib. Membuat Nayla memberanikan dirinya untuk terjun kedalam dunia yang berbeda dengan berisikan banyak roh roh yang tersesat dan belum mendapatkan jalan untuk kembali pada jalan yang seharusnya. BY: DIARYSTORYBIBAH~
All Rights Reserved
#605
petualangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • CATATAN HARIANKU
  • Sebelum Kau Mengetuk
  • Mysterious Girl
  • 𝔼𝕊𝕋𝔸𝔽𝔼𝕋 𝕋☠️𝕏𝕀ℂ [ Re-up. New version ]
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]
  • I'm not Raya [√]

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines