Rêver
  • WpView
    Bacaan 189
  • WpVote
    Undian 42
  • WpPart
    Bahagian 7
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Jum, Mei 21, 2021
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Keyvaro Ardiansyah. Siapa yang tak mengenalnya? Seluruh SMA Rialimawari sudah pasti mengenalnya. Pemuda tampan yang berpostur tubuh tinggi, berkulit putih, dengan tanda lahir di pergelangan tangan kanannya. Pemuda yang lebih memilih diam daripada bicara. Siapa yang tahu dibalik sosok diam nya ada luka yang selalu ia sembunyikan. Meski dikelilingi orang-orang yang baik dan menyayanginya. Namun, ada kasih sayang lain yang selalu diharapkan kehadirannya. Belasan tahun hidup dalam panti asuhan, membuatnya banyak belajar. Apa arti kehangatan, kasih sayang dan juga perhatian. Perlahan ia mulai tersadar, tak mungkin selamanya ia bergantung pada donatur yang membiayai sekolahnya. Dengan tekad penuh Key berusaha penuh mengejar citanya. Perlahan semua terwujud, hingga satu misteri terkuak dan membuatnya memilih pergi untuk sembunyi, memendam lukanya seorang diri. Namun, ia percaya suatu saat bahagia akan datang, entah dalam bentuk apa. °°°° Apakah mimpi ini terwujud? Mimpi bertemu orang tua kandungku. Kenapa ...? Ahhh .... Takdir macam apa ini Ya Tuhan? - Keyvaro Ardiansyah
Hak Cipta Terpelihara
#15
violinis
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • VIOLAND [TERBIT]
  • Reynandhita
  • It's Me
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • Dreamers [on-going + revisi]
  • Within
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • RAIHAN
  • Rasa dan Harapan
  • Childish Boy [REVISI]

[BEBERAPA PART DIHAPUS DEMI KEPENTINGAN PENERBITAN] * Hidup yang penuh tantangan karena kedua orang tuanya sudah pergi meninggalkan Violin Shakila sejak ia menduduki bangku SMP. Bermodalkan nekat, ia tetap berjuang melanjutkan hidup sebatang kara. Ia ingin mewujudkan impian kedua orang tuanya. Bekerja seakan menjadi kewajiban agar tetap hidup tanpa kedua orang tua. Hidup Violin tersusun rapi tanpa ada keluh yang terucap. Perempuan yang kerap disapa Violin mampu menyihir banyak lelaki yang mendekatinya. Terlalu banyak sampai Violin memilih seseorang yang paling pantas untuknya. Seorang lelaki yang membantunya bisa sembuh dari penyakit yang ia derita. Perjuangan untuk sembuh dari penyakit itu, membuat lelaki itu ikut berjuang juga untuk mendapatkan hati Violin dengan sulit. "Dunia itu susah untuk dikejar. Padahal aku nggak mageran! Apalagi mereka yang mageran, apa kata dunianya?" Bertahun-tahun, Violin sama sekali tidak menunggu akan hadirnya sosok lelaki baik, berhati buaya darat. "Sudah terlanjur dekat, terlanjur jatuh. Tinggal tancap gas menuju ke pelaminan." Ternyata hidup yang dibayangkan olehnya tidak selancar dulu, banyak hambatan yang harus disingkirkan. Hidup yang dulu indah, kini berubah menjadi sampah. Akan kah Violin masih terus melanjutkan perjuangannya sebagai seorang sarjana tanpa hadirnya? Atau berhenti sebagai mahasiswi pecundang? "Ingat, aku hanya mau kita melangkah bersama-sama sampai akhir! Aku, kamu dan keluarga kita!" ***

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi