Antara Ada dan Tiada

Antara Ada dan Tiada

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 21, 2021
Dimana aku? Seperti tercium bau menyengat, apa ini? Alkohol ? obat obatan? dan terdengar suara yang berbunyi Titt... Titt... Tiitt.. Perlahan ku buka kedua mata ku, Menyusuri setiap detail bangunan dan semua yang terlihat, ah.. Seperti nya aku di rumah sakit. Tapi aneh, aku tidak merasakan kesakitan apa apa. Aku mencoba bangun dan turun dari ranjang kamar rumah sakit ini. Bisa, aku bisa berdiri bahkan melompat. Lalu kenapa aku dirumah sakit kalau aku bisa bergerak sebegini bebas nya. Aku menuju pintu kamar, tidak tertutup. Aku lantas lagsung keluar saja. Aku berjalan tanpa menggunakan alas kaki. Rasanya tubuh ku begitu ringan. Banyak dokter dan perawat yang berlalu lalang. Aku menuju meja informasi yang ada di ujung koridor. Seorang suster berwajah khas jawa sedang memeriksa sesuatu dari komputer nya. "Sus, saya mau tanya, kenapa saya bisa disini?" Tanya ku Suster itu seperti nya tidak mendengar atau suara ku terlalu kecil ya? Pikir ku "Sus... saya tanya kenapa saya disini?" Ku ulangi pertanyaan ku dengan suara yang lebih keras Tetap saja suara ku tak terdengar, dia asyik saja dengan komputer nya Aneh "SUUSSSSS!!!" Aku berteriak akhirnya Eh.. suster itu malah berbalik dan pergi masuk ke dalam ruang arsip , dan tida mengindahkan aku.
All Rights Reserved
#7
antaraadadantiada
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • LANGIT [WINWIN]
  • 27 FEBRUARI
  • nyaman-jjk
  • penyesalan kirana
  • New Possessive Family
  • sraddah (on going)
  • Hai, Kak! (END)
  • I NEED LOVE!!

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

More details
WpActionLinkContent Guidelines