Stay with me till jannah

Stay with me till jannah

  • WpView
    LECTURES 105
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mars 21, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Percayalah kasih, tidak ada yang benar-benar mencintaimu selain aku dan tidak ada yang lebih sungguh-sungguh selain aku. Tidak egois bukan jikalau aku diam-diam menyebut namamu dalam doaku? Enes sosok laki-laki pandai dan mudah bergaul, terlahir dari keluarga yang biasa-biasa saja mempunyai cita-cita yang tak biasa saja. Haha, begitulah enes orang yang lucu dan mudah memikat siapa saja untuk mendapatkan teman karna sosok yang sosialis dan sok asik 🤣
Tous Droits Réservés
#675
karya
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Tasbih Pengantar Jodoh ( Terbit )
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Lembut Seperti Doa
  • couple till jannah
  • ZA&RA
  • Ternyata Takdirku adalah Kamu
  • TEMAN
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️

TELAH TERBIT DI CV FIRAZ MEDIA PUBLISHER Maulana Malik Ibrahim. Dia kira, dia yang paling terluka. Ternyata selama ini dia yang membuat hati seorang perempuan terluka. Dia kira, dia sudah cukup menghargai perasaan perempuan. Tetapi ternyata, dia tidak memedulikan perasaan perempuan yang mencintainya dengan tulus. Orang bilang, dia pintar. Tapi ternyata dia bodoh dalam urusan cinta. Dia merasa .... Dia mencintai Naima seperti Qais mencintai Laila. Namun, pada kenyataannya dia hanya larut dalam kagumnya yang berlebih. Dia terlalu mendamba menginginkan mempunyai pasangan yang pintar dan keibuan. Sampai-sampai dia tidak sadar telah memberitahukan perasaannya pada Fatimah - perempuan yang mencintainya. "Saya menyukai seorang perempuan. Dia perempuan yang pintar. Dia memang bukan perempuan yang sangat cantik. Tapi bagi saya, seorang perempuan setidaknya harus pintar, karena nantinya perempuan yang akan menjadi madrasah pertama anak-anaknya." Fatimah terdiam untuk beberapa saat. Sampai akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya, "siapa perempuan itu, Kak?" Dengan senyuman yang mengembang Alan menjawab, "dia adik kelas saya." Deg. Alan tidak pernah tahu, ketika dia mengatakan itu hati Fatimah terluka. Fatimah sadari, dia bukanlah perempuan yang Alan maksud. Dia hanya perempuan biasa dan dia bukan adik kelas Alan. Dia hanya berusaha untuk ikhlas menerima kenyataan. Tetapi, ternyata goresan takdir Allah begitu hebat. Setelah Fatimah menjauh, ternyata takdir membuat Alan menjadi jauh dengan Naima. Sampai pada kesempatan waktu Alan bertanya pada Fatimah. "Apakah saya ada dalam doamu, Fa?" Fatimah terdiam. Dia bimbang, apa yang harus ia jawab? Sampai akhirnya Alan kembali bersuara. "Jikalau iya, berarti doamu sangat kuat. Sebab semakin lama, perempuan yang saya suka semakin menjauh dari saya. Tapi jika itu bukan doamu, mungkin doa orang lain yang benar-benar ingin mendapatkannya." ★★★ Instagram: @Si_coklatsenja

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu