RETISALYA

RETISALYA

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 26, 2021
"Maaf lif, apakah aku boleh minta waktumu untuk malam ini? hari ini aku ulang tahun, dan aku ingin merayakannya bersamamu" Pinta Diba dengan penuh harap. "Tidak!! Aku ada acara malam ini, rayakan ulang tahunmu sendiri, jangan manja. kamu bukan anak kecil lagi" "T-tapii lif, aku sudah menyiapkan makanan kesukaanmu. Tadi sore aku yang memasaknya untukmu." "Tidak ada yang menyuruhmu memasak makanan itu, lagipula aku bosan dengan masakanmu. Aku akan makan malam diluar dengan teman-temanku" Penolakan tersebut membuat Adiba amat kecewa, Ia tidak bisa berkata apapun lagi dan hanya menatap sayu Alif yang melangkah keluar dari rumah. Ketika bahagia berubah menjadi luka, sebuah perjuangan untuk membuatnya kembali seperti semula. Apakah bisa atau hanya menjadi sia-sia?? stay tune...
All Rights Reserved
#105
wedding
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • GHAZI ELZIO [TAMAT]
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Prince Untuk Alea
  • Virtual distancing
  • Pernikahan Dhini
  • Rumah Penuh Cerita
  • Bad Papa
  • How Do We End Us?

Lila pikir dia akan bahagia bersama Dewa, pria yang telah di utuskan sang Ayah menjadi suaminya sebelum sang Ayah meninggal dunia. Lila masih mengingat kata kata sang Ayah bahwa Dewa lah yang akan menjaganya, yang akan selalu ada untuk Lila kapan pun itu. Namun, semuanya tidak seperti yang Ayahnya katakan. Dewa adalah pria yang tidak pernah peduli dengannya. Dewa yang selalu tak menganggap dirinya seorang istri. Seandainya Dewa mengerti dengan posisi Lila, seorang gadis yang begitu penurut namun rapuh. Seolah tak ada tujuan hidup hanya karena dirinya begitu hampa. Lila pikir Dewa yang akan menjadi tujuan hidupnya. Seseorang yang mampu membuatnya tetap semangat menjalani kenyataan. Namun, semuanya hanya semu. Lila yang merasa di sia siakan berhenti untuk berharap kepada Dewa , berhenti untuk menangisi Dewa dan menyerah untuk kisah selanjutnya. ..................... " Rasa sakit ini tak akan pernah terobati. Tetapi, walaupun kamu melukai ku hingga aku lelah. Aku tidak pernah menyesal telah mencintai mu. Aku tidak pernah menyesal mengenal mu. Aku tidak menyesal karena telah kamu sakiti. Aku telah jatuh cinta, sampai kapan pun begitu. Hingga akhir sisa nafasku, aku akan selalu mencintaimu, Mas Dewa "

More details
WpActionLinkContent Guidelines