IBU
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 22, 2021
Ketika ku tak bisa berjalan Ketika ku tidak bisa berbicara Manusia pertama kali yang menemaniku adalah ibu Yang selalu tersedia saat ku Sedih, senang dan susah ketika aku mulai membesar Ku bisa sadar hidup Betapa sulitnya ibu melahirkanku Keringat bercucuran mulai jatuh Dan saat ibu melahirkanku, ayahku selalu menemani Ibu Dan ayah berkata "Yang kuat " Bayangkan dan bayangkan saat ini aku tumbuh menjadi makhluk normal. Masih banyak seorang ibu yang ingin melahirkan anaknya normal Tapi tersedia seorang ibu yang perlu mendapat kan ujian anak yang tidak normal Sebagai manusia sosial kita perlu saling bantu dan tolong menolong Maka,Kita perlu berterimakasih ke Ibu sebab 9 bulan dia mengandung Tiada lelah yang dirasakannya Maka saat ini kita perlu balas budi kepada ibu Ibu I love you You are my everything because you're forever in my heart mother. Thank you Allah and Thanks Mother Selamanya kau selau di hatiku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TAKDIR
  • Broken
  • Pernah Patah
  • perjalanan cinta rumit
  • Story of My Life (Kelesah)
  • ROMANSA KATA
  • Luruh [ FINISH]
  • Feel Like Smile
  • Still The Same
TAKDIR

"Karna hanya waktu yang dapat menyembuhkanku," kata Killa berusaha tegar. "Bukan hanya waktu, tapi luka mu juga akan sembuh karna ku!" Obrolan kedua insan terpotong saat hujan membasahi pemakaman sore itu. Killa yang tadinya diam kembali tersenyum lalu meneteskan air matanya yang kini bersatu dengan derasnya air hujan. "Aku ga akan bisa bahagia karna kamu, ga akan bisa!" Killa menangis sejadi-jadinya, dan berlari meninggalkan pemakaman. √√√ Salam penulis cerita Grace Vidensia Ika Putri Duri, Riau.

More details
WpActionLinkContent Guidelines