Dinamika Rasa

Dinamika Rasa

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 29, 2021
Setiap orang dewasa, pasti pernah merasakan hidup sebagai anak-anak maupun remaja. Walaupun begitu masa remaja setiap orang itu akan berbeda, tergantung seseorang itu menjalaninya. Seperti halnya diriku, yang melewati masa remaja yang mengandung berbagai rasa kehidupan yang berpadu menjadi sebuah pembelajaran yang sulit untuk di lupakan. "Kau ingin mendengarnya? " tanyaku. Pada sosok pria yang berstatus sebagai suamiku. Tatapannya yang sayu, dengan raut wajah yang di penuhi kesedihan itu menatapku singkat. Ia kini tengah tenggelam dalam kesedihan yang teramat dalam, kekasih tercintanya; telah pergi untuk selamanya. Kekasih yang sampai akhir tidak mendapat restu dari keluarganya, dan di antara sepasang kekasih itu; Aku berdiri menjadi seorang istri yang sah, di mata hukum dan agama. "Hmmmm! " Gumamannya, membuatku semakin yakin. Yakin untuk menceritakan kisah yang menorehkan luka terbesar di dalam hatiku. Hingga cinta apapun tidak mampu untuk membalutnya.
Todos los derechos reservados
#20
obsessi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Juan [REVISI]
  • LOVE in SILENCE
  • KHALILA AND OTHERS
  • RINDU YANG TERSESAT
  • VIONA [END]✅
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • The Pain We Never Said
  • Betrayal Of Love (SlowUp)
  • Paradise
  • Shena Aquella {SELESAI}.

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido