We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
NAYA
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 23, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Anak lugu,lucu,jangan lupakan gigi gingsulnya yang terlihat manis. Dia gadis yang selalu ceria dalam keadaan apapun padahal semenjak kematian kedua orang tuanya membuat dia harus melakukan home schooling hingga saat ini dan dia selalu di larang keluar rumah dengan kaka laki lakinya. alasannya kenapa ya ada yang tau? Setelah seiring berjalannya kehidupan gadis ini tumbuh menjadi dewasa menjadi gadis cantik yang anggun juga sederharna.dia hanya ingin merasakan rasanya sekolah seperti orang-orang itu seperti apa dan ingin merasakan masa remaja seperti gadis yang lainnya. Emm apakah kakanya mengizinkan nya? oke ini cerita ketiga aku sebenarnya tapi ceritanya udah aku hapus sebelumnya,ramein cerita aku yang ini yaa! yu ikuti terus cerita aku thankyou yang udah baca.jangan lupa vote!!
All Rights Reserved
#775
remajafiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Kelas A [End]
  • Game of Hearts [REVISI]
  • Blue Trapped In BL Novel
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • If I Don't Hurt You (END)
  • Shadows of the Main Story
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • Semut & Bintang

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia, gadis dengan senyum selebar cakrawala, yang tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur,"

More details
WpActionLinkContent Guidelines