Ringing Bell On Midnight

Ringing Bell On Midnight

  • WpView
    reads 65
  • WpVote
    Stemmen 18
  • WpPart
    Delen 5
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zat, apr. 3, 2021
🕯Boleh ya,sekali-kali membuat fantasi-horor-misteri. Hehe... Jangan lupa untuk Follow Komen kasih vote ya, thank ya so much. Blurpnya dibawah ini ☟🕯 Tidak ada yang bisa keluar. Tidak ada yang bisa masuk. Kau terperangkap. Tidak bisa kemana-mana. Terima saja lonceng pemberian 'makhluk' itu dan bergabunglah bersama mereka. Jangan pernah merasa terganggu akan suara dentangan lonceng di tengah malam. Kau harus membiasakan diri berada di tempat ini. "Apa kau percaya akan adanya surga?" Bocah kecil bermata polos itu bertanya penasaran. Siratan matanya memberi tanda kalau dia masih murni anak baik-baik. Bocah terpintar langka di desanya. Mata sapphire bocah itu terus bersinar karena senyuman tulusnya. Sampai di suatu malam,si bocah melihat 'makhluk' itu membawa salah satu teman baiknya. Otak polos jernihnya berubah drastis menjadi kental dan penuh pikiran. Dia tidak lagi tersenyum. Dia tidak lagi membunyikan loncengnya. "Anak itu ... berbahaya!" "Jangan dengarkan kebenaran. Kebenaran hanya merusak kehidupanmu." "Tapi...kehidupanku juga rusak jika aku tidak tahu kebenarannya. Malaikat tidak pernah berbohong." 🕯Start : 01-04-21🕯 🕯Finish : Dunno 🕯 Enjoy reading! ◝⍢◜
Alle rechten voorbehouden
#11
runaway
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Taste Of Love
  • GEVRONZ
  • [BL]- RED HOODED MEN & WOLF (END)
  • Evanescent
  • DERSIK
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • TERSESAT DI HUTAN PARALEL [TAMAT]
  • Arlan S2 (Selesai)

- Transmigration Story - Mau dikehidupan sebelum nya ataupun sekarang, Bellanca tetaplah seorang figuran. Hampir tidak ada yang menyadari keberadaan nya, diri nya terlalu menyatu dengan bayangan. Bellanca tidak mempermasalahkan nya, malah dengan itu hidup nya damai dan tentram. Kehidupan kedua nya berjalan begitu tenang, Bellanca menjelma menjadi Figuran yang patuh. Tidak merusak alur novel klise tempat dia berada sekarang. Semua akan baik-baik saja seperti kehidupan sebelum nya, pikir Bellanca. Tapi.. "Harus berapa kali aku bilang jangan tersenyum pada siapapun! Kenapa kamu melanggar kesepakatan kita akhir-akhir ini Ella? Aku tidak suka orang lain melihat mu, senyuman mu, tawa mu, tubuhmu, wajah mu dan semua tentang mu selain aku!" Pria yang tidak asing tiba-tiba masuk dalam hidup nya. "Maaf? Aku tidak mengenal mu, sepertinya kamu salah orang" Bellanca tidak berniat untuk berkenalan dengan sosok protagonis pria dinovel ini. "Tidak kenal? Baiklah, akan aku buat kamu mengingat siapa aku bagimu dan makna kamu bagi ku sayang" sebuah pelukan, sebuah ciuman panas. "Sudah ingat? Atau masih belum cukup?" sebuah remasan. Apa yang Bellanca lewatkan? Sudah terlalu banyak hal yang berubah sekarang.. ︵‿︵‿ PERINGATAN [18+] > Don't copy my story line < Jangan Lupa Vote dan Komen nya START : 9 Maret 2025 END : - ︵‿︵‿ Note : Maaf, cerita tidak dilanjutkan untuk sementara, Author belum dapat mood buat ngelanjutin :]

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen