Sweet Promise (TELAH TERBIT)

Sweet Promise (TELAH TERBIT)

  • WpView
    Reads 4,949
  • WpVote
    Votes 992
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Tue, Dec 12, 2023
[ L e n g k a p ] Bacalah sebelum dihapus sebagian untuk kepentingan penerbitan oleh @allopedia.id Trilogi Strong Woman [3] #tellyourstora #tantanganwritora • Janji manisnya lelaki itu nggak bisa cuma dipegang. Zaman sekarang, kalau bisa wajib di-screenshots atau direkam. Armanda adalah satu dari banyaknya perempuan yang dapat janji manis dari bibir lelaki berkumis tipis. Janji yang membuat Armanda membenci dirinya sendiri di masa lalu dan makhluk ciptaan Tuhan berjenis adam, terutama playboy cap gorila penebar sejuta cinta. Kepindahan Armanda ke Djogjakara membuatnya harus berurusan dengan Band Barista--Barisan Para tampan, dan gitarisnya yang kelewat narsis. Gitaris yang merupakan teman sekelasnya di SMA Kartini, sekaligus biang onar yang rajin gonta-gonti pacar. "Semua cowok yang gue liat itu sama aja! Habis manis sepah dibuang!" Armanda salah ketika dia komplain pada Bilal, lelaki yang berhasil menjungkirbalikkan dunianya hanya dalam sekejap mata. "Jangan salahin cowok dan kalimat manisnya. Mereka udah sepantasnya memperlakukan kaum hawa sebaik yang mereka bisa. Salahin aja cewek yang gampang baper, mudah naruh harap dan merasa dispesialkan." Dan Bilal, dia salah telah menyepelekan curahan hati terdalam seorang Armanda. "Semua tergantung perorangan, Nda. Baper enggaknya. Berharap atau emang diberi harap. Jatuh cinta, pacaran, TTM-an atau milih dalam zona sebatas teman. Semua tergantung yang menjalani. Perasaan nggak bisa dipaksa, bahkan ketika nahkodanya berubah haluan. Semua cuma soal waktu. Soal takdir dan jalannya sebuah kehidupan." Armanda tahu itu. Dia tahu sekali. Yang Armanda tidak tahu, yang selalu menjadi bayang-bayangnya hanya satu; mengapa ketika dia jatuh cinta, perasaannya selalu berakhir tragis? "Gue tahu gue salah, Bi. Nggak seharusnya gue teperdaya. Buaya kok dipercaya, zonk dapetnya." • • Copyright ©® by yourrangger 26/07/21 to 22/08/21
All Rights Reserved
#977
masalalu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When You Talk
  • You Are [Completed]
  • Author VS Editor (END)
  • ANGGARA [SELESAI] Part Masih Lengkap
  • CHAVANDA
  • Tolong Ajarkan Aku (END)
  • Destiny [COMPLETED]

"Oh lo yang namanya Frisilla, cewek bar-bar aja bangga." "Cowok datar aja kok dibangga banggain!" ----- "AAA!!! KECOAAAA!!" teriak Ardha tiba-tiba seraya mendorong tubuh Frisilla cepat. "Mana kecoa mana kecoa?" Frisilla panik, entah kenapa itu terjadi. Mungkin hanya karena gertakan Ardha yang membuat Frisilla terkejut setengah mati. "AWAASS!! ITU KECOA!! DI BAJU LO, DI BAJU LO!!" Wajah ketakutan Ardha membuat gelak tawa terdengar di seantero SMA Bumantara. Pasalnya, hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. "HAHAHAH..." Frisilla tertawa terbahak bahak. Ia mengambil kecoa itu dan mendekatkannya ke wajah Ardha, tepat di depan manik mata pria itu. Degh... degh... "HUWWAAA!!! GILA!! ADA KECOA!!!" Ardha berlari terbirit-birit menjauhi Frisilla. "HAHAHA!! KETUA OSIS KOK TAKUT KECOA!!" tawa Frisilla semakin membuncah. Ia terus mengejar Ardha dengan seekor kecoa di tangannya. ----- "Ada kata yang tak bisa ku utarakan dengan begitu leluasa, ketika kamu berbicara dan mengartikan semuanya dengan sebelah mata." -Frisilla Oktaviani- ----- Note: Ini adalah hasil karya nubar kelompok kiyut. Me and partner @Ronajingga12_ @lutthar @ichilalehu Yang diselenggarakan oleh komunitas @EarthWriters20_ Publish ulang setelah sekian lama unpublish. Sengaja, seni mencintai diri sendiri. ©Agustus2020

More details
WpActionLinkContent Guidelines