JAMANIKA
  • WpView
    Leituras 10,344
  • WpVote
    Votos 2,565
  • WpPart
    Capítulos 36
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, ago 15, 2021
[S E L E S A I] "Urip iku urup." Falsafah itu yang mengantarkan Zulfikar, beserta kedua saudaranya, Husain dan Mirza untuk menjalankan misi di sebuah desa bernama Jamanika. Berbekal janji dari Alif---tunangannya---yang harus Zulfikar tepati, dia berangkat, meski dia sendiri tidak tahu kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama misi. Semua semakin runyam ketika pertemuannya dengan seorang gadis desa dalam misi yang bernama Galuh. Zulfikar terjerat bersama Galuh yang ternyata ada konspirasi di dalamnya. Lantas, bagaimana kisah ini akan berakhir?
Todos os Direitos Reservados
#201
konspirasi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Langit Langit Damaskus Bersaksi
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • SENSEI, ASSALAMUALAIKUM DESU!
  • "Polaris & Umbra: Cahaya yang hilang"
  • Langit Untuk Laut
  • LUMEN: Awal Perjalanan Takdir
  • HIDAYAH CINTA UNTUK ZHAFIRA (TERBIT)
  • Qiyamah Senja-completed
  • ZA&RA

"Ketika peluru tak lagi bersuara, maka sunyi akan berbicara. Dan langit akan bersaksi-siapa yang tetap bertahan, dan siapa yang memilih menyerah." Damaskus bukan sekadar kota. Ia adalah saksi bisu dari cinta yang berani, pengorbanan yang sunyi, dan harapan yang tak pernah patah meski langit runtuh berkali-kali. Fathir, seorang pendidik idealis, bersama Najwa-sahabat seperjuangannya yang penuh keteguhan-mendirikan Harapan Langit, sebuah sekolah di jantung konflik Suriah. Di antara reruntuhan, tawa anak-anak, dan bayang-bayang pengkhianatan, mereka tak hanya melawan keterbatasan, tapi juga prasangka dan kepentingan tersembunyi. Namun, ketika kebenaran dipelintir dan kepercayaan mulai goyah, satu-satunya hal yang bisa menyelamatkan mereka hanyalah keteguhan pada nilai yang mereka tanam sejak awal: bahwa pendidikan adalah bentuk tertinggi dari perlawanan. Apakah cinta, iman, dan cita-cita cukup kuat untuk menahan badai yang datang dari segala arah? Atau... langit akan bersaksi bahwa mereka pun bisa runtuh? ---

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo