JAMANIKA
  • WpView
    LECTURAS 10,345
  • WpVote
    Votos 2,565
  • WpPart
    Partes 36
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, ago 15, 2021
WpInfo
Ficción
Temas Sociales
[S E L E S A I] "Urip iku urup." Falsafah itu yang mengantarkan Zulfikar, beserta kedua saudaranya, Husain dan Mirza untuk menjalankan misi di sebuah desa bernama Jamanika. Berbekal janji dari Alif---tunangannya---yang harus Zulfikar tepati, dia berangkat, meski dia sendiri tidak tahu kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama misi. Semua semakin runyam ketika pertemuannya dengan seorang gadis desa dalam misi yang bernama Galuh. Zulfikar terjerat bersama Galuh yang ternyata ada konspirasi di dalamnya. Lantas, bagaimana kisah ini akan berakhir?
Todos los derechos reservados
#853
rindu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Langit Langit Damaskus Bersaksi
  • Sieg : Like Shadow In The Light
  • Langit Untuk Laut
  • Sejarah Cinta di Tanah Turki (On going)
  • KISAH DI BALIK KESALAHAN
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • SEMESTA YANG KU CARI
  • "Polaris & Umbra: Cahaya yang hilang"
  • LUMEN: Awal Perjalanan Takdir
  • Janji Diujung Doa

"Ketika peluru tak lagi bersuara, maka sunyi akan berbicara. Dan langit akan bersaksi-siapa yang tetap bertahan, dan siapa yang memilih menyerah." Damaskus bukan sekadar kota. Ia adalah saksi bisu dari cinta yang berani, pengorbanan yang sunyi, dan harapan yang tak pernah patah meski langit runtuh berkali-kali. Fathir, seorang pendidik idealis, bersama Najwa-sahabat seperjuangannya yang penuh keteguhan-mendirikan Harapan Langit, sebuah sekolah di jantung konflik Suriah. Di antara reruntuhan, tawa anak-anak, dan bayang-bayang pengkhianatan, mereka tak hanya melawan keterbatasan, tapi juga prasangka dan kepentingan tersembunyi. Namun, ketika kebenaran dipelintir dan kepercayaan mulai goyah, satu-satunya hal yang bisa menyelamatkan mereka hanyalah keteguhan pada nilai yang mereka tanam sejak awal: bahwa pendidikan adalah bentuk tertinggi dari perlawanan. Apakah cinta, iman, dan cita-cita cukup kuat untuk menahan badai yang datang dari segala arah? Atau... langit akan bersaksi bahwa mereka pun bisa runtuh? ---

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido