Petarung LANGIT

Petarung LANGIT

  • WpView
    Reads 393
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 4, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Semua yang terjadi biarlah terjadi. Bersama waktu yang mengiringi, akan banyak kisah yang mengikuti. Betapa sombong manusia kepada langit, sampai lupa hujan turun membasahi tubuh. Alam sudah tidak lagi berkenan memberi senyum. Dan petir senantiasa menghantui ketakutan. Sahabat tidak lagi menjadi pelindung, tetapi menjadi musuh. Musuh tidak lagi menjadi lawan, tetapi menjadi kawan. Hukum alam apa yang sedang dibuat dunia ? Ini bukan tentang pertarungan melawan manusia, tetapi pertarungan menentang hukum alam. Dan cinta tidak tahu bagaimana meletakkannya. Entah apakah kalian setuju denganku atau tidak. Tapi inilah yang hendak ku sampaikan kepada semua orang yang hendak mengartikannya. Apa itu sahabat ? Apa itu cinta ? Apa itu pertarungan ? Apa itu perjuangan ? Aku akan berkenalan dengan mereka semua.
All Rights Reserved
#274
pramuka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNWICH
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Cahaya Gemintang (CH!Indonesia)
  • ATEEZ | Z DIMENSION : EP. 1 STRICTLAND [✓]
  • Lembah Arunika
  • Menggenggam Cintamu
  • All the Baffling Thing of Being Change✔ (WAS SAVAGE LOVE)
  • Love Faith And Hope
DUNWICH

"Jauhi gelapnya malam... dan indahnya bulan, jika kau ingin terhindar dari kutukan." Itulah yang dikatakan seorang peramal padaku beberapa bulan lalu. Saat itu aku hanya tertawa. Siapa yang percaya pada kutukan di zaman modern ini? Namun, semuanya berubah ketika aku pindah ke sebuah kota kecil di Amerika Serikat-tempat yang terasa terlalu tenang, terlalu asing. Ayahku yang keras kepala memaksaku meninggalkan hiruk-pikuk New York demi 'kehidupan yang lebih aman'. Awalnya semua baik-baik saja. Bahkan, aku bertemu seorang pria yang membuat detak jantungku kacau. Senyumnya hangat, matanya dalam-terlalu sulit untuk tidak jatuh hati. Tapi entah kenapa, bayangan kata-kata sang peramal mulai kembali menghantuiku. Saat malam turun, kota ini berubah. Ada sesuatu di balik kabut dan keheningan malam. Sesuatu yang mengintai. Sesuatu yang haus. Ketika saudara kembarku menghilang tanpa jejak, segalanya menjadi mimpi buruk. Dan pria yang kupikir bisa kupercaya... ternyata menyimpan rahasia yang jauh lebih kelam dari yang bisa kubayangkan. Kini aku berdiri di ambang dua pilihan: tetap bersembunyi dalam cahaya semu, atau masuk ke dalam gelap yang penuh bahaya untuk menemukan kebenaran. Apakah kutukan itu benar-benar nyata? Atau aku hanya menjadi bagian dari sesuatu yang jauh lebih tua... dan lebih mengerikan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines