Ginatta

Ginatta

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Aku yang mendekati mu karena taruhan. Dan kamu yang di utus untuk merubah kepribadian ku. Dari awal kita sudah beda alur, entah akan seberapa lama perasaan ini hadir, tapi aku berharap bisa selamanya ada. Karena pada akhirnya akulah yang sangat mengharapkan mu, tapi entah untuk dirimu sendiri. "Punya hati?!" Ucap Atta tepat didepan wajah Gina "tega lo mainin semua yang udah terjadi" Gina hanya tertunduk lemas didepan Atta, perasaan bersalah nya terasa begitu jelas, 'andai lo tau Ta kalau perasaan gua ini benar-benar ada bukan hanya sebatas taruhan' ucap Gina dalam hati
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PESAN UNTUK RAYAN
  • Together with The Sundown
  • Need Someone💔
  • Bulan Retak di Langit Senja
  • Flora [Complete]
  • If I Could TURN BACK Time [Flora - Dicko]
  • Maaf, Dara.
  • EXPECTANCY

[FOLLOW SEBELUM BACA] Ini kisah perjalanan seorang gadis SMA yang berusaha melupakan luka hatinya di masa lalu, Ara. Lengkapnya Lunara Thalia Al-Hanan. Seorang remaja yang memiliki paras cantik, berpostur badan tinggi dengan sedikit gaya tomboinya yang terkadang membuatnya begitu judes dengan laki-laki. Hingga akhirnya, Ara bertemu dengan Rayan. Cowok berwajah tampan dengan bulu mata lentiknya yang nyaris membuat semua cewek merasa terhipnotis olehnya. Bertolak belakang dengan ketampanannya, Rayan memiliki hati yang sangat dingin serta keras kepala seakan otaknya telah berubah menjadi batu. "Gue tanya sama lo! emang gue salah suka sama lo? apa selama ini gue bikin hidup lo berantakan karena gue?" tanya Ara terlihat menahan air matanya. "Lo sadar ga? kalo kelakuan lo di hadapan gue selama ini, itu MURAHAN! Bahkan lebih murah daripada harga diri seorang PELACUR!" Teriak Rayan sambil menunjuk Ara dengan jari telunjuknya. Air mata gadis yang tengah direndahkan itu seketika membuncah, membanjiri kedua pipinya. Semua siswa yang hadir di sana tercengang menyaksikan hinaan Rayan yang seakan tidak ada hati dalam dadanya. ⚠️NO PLAGIAT! MENCURI KARYA ORANG LAIN SAMA SAJA MELAKUKAN PERBUATAN KRIMINAL❗❗❗⚠️ [YUK KREATIF DENGAN KARYA SENDIRI]

More details
WpActionLinkContent Guidelines