I choose my love

I choose my love

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 26, 2021
"Yang gue tahu dia lagi deket sama cewek jurusan Sastra yang bernama Dwi... Gue gak yakin ini benar atau nggak, ya... siapa diantara kalian yang suka sama Dika, jujur aja deh mulai dari sekarang, hahaha" Rika dan Vendra tertawa dan senyum menyeringai melihat raut wajah para cewek yang ada dikelas itu, mereka pun penasaran dengan cerita Vendra dan Rika, apa semua itu benar atau hanya kebohongan belaka saja. Entah mengapa raut wajah Sandra berubah, Ia merengutkan kening dan terlihat ingin meneteskan air mata. Ia bangkit dari tempat duduk dan meninggalkan ruangan kelas yang sudah ramai itu menuju tempat yang lebih sepi. Sandra duduk di bawah pohon yang penuh dengan dedaunan yang berguguran dan sudah berwarna merah dan kuning dari rantingnya. Dia mulai mencoba menenangkan dirinya, berpikir keras dan berharap bahwa ucapan Rika dan Vendra itu hanya bohongan saja. Evelin diam-diam berlari mengikuti Sandra ketaman. Tiba-tiba dia merangkulnya dan mengusap usap bahu sahabatnya itu seakan dia sudah tahu apa yang benar-benar Sandra rasakan. (follow to read the full story)
All Rights Reserved
#173
dewasamuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 74/366
  • FRIENDzone (Completed)
  • Diary Of Dan - Bagian Dua
  • CEZALINE
  • Be Yours
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Tangled Hearts
74/366

Arifah, yang dikenal dengan sikapnya yang ceria, mulai merasakan debar aneh setiap kali tatapannya bertemu dengan seorang adik kelas yang misterius. Pertemuan singkat di lorong sekolah, senyum samar, dan pesan singkat menjadi momen kecil yang menghangatkan harinya. Awalnya, itu sudah cukup baginya. Namun, perasaan itu perlahan tumbuh menjadi harapan akan kedekatan yang lebih nyata. Tanpa ia sadari, sang adik kelas masih terikat bayang-bayang masa lalu yang menciptakan jarak di antara mereka. Kini, Arifah dihadapkan pada pilihan sulit: bertahan dalam hubungan tanpa kepastian, atau mundur sebelum perasaannya semakin dalam dan berujung luka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines