Mini-market✔️

Mini-market✔️

  • WpView
    LECTURAS 889
  • WpVote
    Votos 224
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadConcluida jue, mar 2, 2023
"Biar Sungchan aja yang ke dalem, Nako tunggu sini. Nanti kalo Nako yang ke sana malah nggak bisa buka pintu lagi" "Nggak boleh jadi sad girl sambil makan mie cup di depan minimarket lagi, kan sekarang ada gue" ~Si bongsor, Sungchan "Mentang-mentang badannya tinggi, ngejek orang sembarangan" "Padahal jadi sad girl nya itu gara-gara kamu" ~Si mungil, Nako Mau tahu bagaimana ceritanya seorang pemuda bertubuh tinggi dengan perempuan bertubuh mungil bertemu? Baca yukk, gimana cerita mereka ~Dyah '•°~¤COMPLETE¤~°•'
Todos los derechos reservados
#185
sungchan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta Berbentuk Persegi [END]
  • Can I See You're Heart?
  • HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)
  • Hey Idiot, I Love You : Jeno X You [SELESAI]✓
  • Inilah Cinta (Chaeyeon + Eunbi)
  • Bobrok Family [✓]
  • The Celebrity And Her Perfect Match | MYUNGZY COUPLE
  • Sweet Combat
  • Na & Liu
  • Serba Terbalik

Gue nggak pernah nyangka hidup gue bisa berubah drastis cuma dalam tiga hari. Dulu gue Aria yang gemuk, pemalu, dan lebih sering ngumpet di balik punggung Alice atau Tessa kalau ada cowok ganteng lewat. Tapi sekarang? Semua mata ngelirik ke arah gue setiap gue jalan di koridor sekolah. Padahal gue nggak pernah minta buat jadi pusat perhatian. Gue cuma... kehilangan berat badan karena sedih nonton film BL favorit gue. Kedengarannya konyol, ya? Tapi kenyataannya, tangisan dua hari lebih itu ngubah seluruh penampilan gue. Dan parahnya, sekarang mama sama abang gue aja sempat nggak ngenalin gue. Yang lebih aneh lagi, cowok-cowok yang dulu cuek sekarang mulai mendekat. Chris, cowok basket yang dulu ngelempar bola ke kepala gue, sekarang malah ngajak kenalan. Melker, yang biasanya dingin kayak kulkas dua pintu, tiba-tiba jadi perhatian dan mau ngobrol. Dan Adrian... dia kayak punya radar khusus buat bikin gue salah tingkah setiap detik. Bahkan candaannya yang ngeselin aja bisa bikin jantung gue deg-degan. Gue bingung harus senang atau takut. Karena gue masih Aria yang sama di dalam, cuma dunia di luar yang kelihatannya mulai berubah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido