Matcha
  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 25, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Siapa disini sih yang gak mau yang namanya jadi PINTER?! Gak mungkin jadi gob*beep* terus.Semua orang pasti pengen yang namanya pinter Dan jenius biar masa depan jadi cerah sesuai ekspetasi kita nantinya. Dua orang cowok SMA yang saling berjuang demi membuktikan siapa yang lebih ungggul dan pintar ini,ya asal kalian tau saja mereka berdua sangat bertolak belakang.Anak Ketua OSIS dan Anak Ketua Geng rusuh sekolah mereka. Demi apa?demi membuktikan kepintaran mereka untuk pantas bersanding dengan perempuan yang berstatus wakil OSIS yang terkenal ambis dan pintarnya,tetapi sang perempuan berkata.. "Ini buat masa depan juga,bukan buat gua doang!- inget itu lo kalian pada" kira-kira siapa ya,yang pantas bersanding dengan perempuan ini? Dan Bagaimana perjuangan mereka untuk lolos seleksi? Ayo baca cerita ini! Terimakasih~
All Rights Reserved
#271
ambis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His Mess Her Chaos
  • Introvert Hangover [COMPLETED]
  • Ketua Osis Vs Anak Baru (End)
  • OSIS | Jenlisa✔
  • Raquilla
  • S1 || ONE MONTH [ END ]
  • Gugup Itu Tanda Suka
  • Rentetan Rasa
  • AKSARA (TAMAT)
  • When I Love U☑️

Zara Tamara, ketua OSIS dari SMAN Kenanga, terkenal dengan kepribadian perfeksionisnya dan senyum yang selalu memukau. Dia adalah sosok yang selalu siap menghadapi tantangan apa pun, terutama dalam event besar antar sekolah yang sedang ia pimpin. Namun, semua rencana sempurnanya mulai goyah ketika seorang murid dari SMK Purwa Satu, Satria Galuh, muncul sebagai tamu undangan dengan gaya yang jauh dari ekspektasi. Satria adalah murid berprestasi yang selalu berada di puncak kelasnya, tetapi kehidupannya tidak seideal prestasinya. Datang terlambat ke acara dengan atribut seadanya dan tampilan cuek, Satria langsung menarik perhatian Zara-bukan karena prestasinya, tetapi karena kekacauan yang ia ciptakan. Zara, dengan jiwa kepemimpinannya, memutuskan untuk membantu Satria menyesuaikan diri di acara itu, tanpa tahu bahwa pertemuan tersebut adalah awal dari sebuah hubungan yang tak terduga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines