Don't Replay (ON GOING)

Don't Replay (ON GOING)

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 20, 2021
"terserah lo, mau ngomong apa" tegas seorang perempuan sambil berjalan menjauhi kerumunan dengan penampilan acak acakan Cibiran menghujami dari hampir setiap orang yang berada di sana untuknya. "gk tau diri, Dasar pembunuh amatiran!" ucap orang yang tidak terima dengan apa yang sudah perempuan itu lakukan dengan dingin tapi ia tidak menghiraukan "woi!!" panggil regar, regar datang bak pahlawan kesiangan Semua yang berada di sana menoleh ke sumber suara termasuk perempuan tadi yang menghentikan langkah dan ikut menoleh "lo..." regar menunjuk orang yang tadi mengeluarkan makian "kalo gk tau kejadiannya gk usah sok" lanjut regar dengan sewot Orang itu menatap regar jengah "bodoh, ngapain belain pembunuh" "bukan gw yang bodoh, tapi lo, bukannya nyari bukti yang akurat malah nangis nangis nyalain orang yg gk salah. Pasti orang itu banyak dosa sampe punya temen yang bodoh macam lo" "bugh" suara pukulan yang terdengar nyaring mengenai wajah mulus regar "jaga ucapan lo!! " "sekarang keliatan kan bodohnya, bukannya dengerin dulu malah main kasar" regar membalas pukulan itu dengan menginjak kaki orang itu sekuat tenaga "arghh sialan!! " reflek orang yang di injak mendorong orang yang telah menginjak kakinya Regar yang terjengkang kelantai bangkit, ia mengusap lukanya sambil berjalan menghampiri perempuan itu dan merangkulnya "lo liat? janji gw udah terpenuhi" bisiknya pelan Dia tersenyum mengajak perempuan itu pergi dengan salah satu tangan mengacak rambut perempuan itu ••• ©start 22/3/21
All Rights Reserved
#6
humordikit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hate Me Past, Not Now
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • ARIN
  • Harapan Bunga Terakhir
  • Belia & Keandra (END)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Azka (END)
  • Sweet Combat

Kegilaan ini terjadi begitu saja, saat keluarganya memaksa Lara pulang untuk mengeklaim warisan yang di tinggalkan oleh orang tuanya karena meninggal akibat kecelakaan. Itu semua di luar prediksi, teman Lara pun kaget Karena wanita itu malah berpesta liar di bar bahkan sebelum seminggu kematian orang tuanya. "Lo bener-bener gila!" Lara, "I'am." "Lo kesini cuman ngambil warisan, dan lo gak keliatan berduka. Gak usah jauh-jauh berduka, lo bahkan gak repot ngedrama sedih di pemakaman. Lo--ah! Ini bikin branding lo jelek dimata semua orang," "Gue bukan owner skincare!" "Out of the topic, bitch!" "I don't fucking care, pusing amat mikir reputasi. Gimanapun gue, gak ngaruh juga, they still hate me. Jadi percuma pencitraan, yang ada rugi tenaga gue!" "Durhaka banget jadi anak, gitu juga orang tua lo!" Lara tidak peduli, kembali meminum sloki di tangannya, "Anak mereka 'Dia' doang, sejak kapan gue jadi anak. Jadi, stop gue gak mau bahas apapun lagi, it's time to party!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines