Story cover for THERAPEIA by alphacentowri
THERAPEIA
  • WpView
    LECTURAS 998
  • WpVote
    Votos 148
  • WpPart
    Partes 22
  • WpView
    LECTURAS 998
  • WpVote
    Votos 148
  • WpPart
    Partes 22
Continúa, Has publicado mar 24, 2021
Contenido adulto
Sudah dua jam Alana duduk di kursi ini, sudah dua jam juga teman-teman dan Abangnya mencari keberadaan gadis itu. Pikirannya kalut, air matanya tidak bisa keluar lagi, dadanya sangat sesak. Alana tertunduk, menyentuh bekas sayatan di lengannya. Ia sudah tidak bisa merasakan apa-apa lagi, rasanya percuma ketika setiap hari Alana mengharapkan semuanya akan membaik, namun yang ia dapatkan hanyalah hal yang semakin menyakiti hatinya. 

Alana tetap berada di posisi itu sampai ia melihat sepasang kaki pria berdiri di hadapannya. Pria itu kemudian duduk dengan satu lututnya di hadapan Alana yang duduk di kursi. Alana melihat lengannya digenggam oleh pria tersebut. Kepalanya sedikit mendongak untuk melihat wajah pria di hadapannya, dan ketika Alana melihat wajah itu, air matanya turun. 

"Alana," panggil pria itu dengan nada yang sangat lembut. "Tenang, ya?"

Pertahanan Alana semakin runtuh. Dadanya sangat sesak namun juga menghangat. 

Pria itu tersenyum hangat. "Jelek, ah, nangis begitu." Ia menyingkirkan rambut Alana yang menghalangi paras cantiknya. 

"Kita pulang sekarang ya?"

•••

Tentang mereka yang sama-sama rusak dan rapuh. Belum bisa mengerti dan menerima. Ketika semua tindakan yang mereka lakukan tidak bisa diterima oleh orang lain sampai pada akhirnya mereka dipertemukan. Pertemuan yang membawa paham, pertemuan yang membawa nyaman dan aman, pertemuan yang membawa maklum bahwa semua tindakan yang mereka lakukan itu beralasan. 


Teenfiction - Romance - Comedy
⚠️WARNING: cerita ini mengandung unsur kekerasan dan kata-kata kasar, harap bijaksana.

cover by: @jc_graphicc
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir THERAPEIA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
ALYA (END) de nurkhofifah21
57 partes Concluida
"Kamu sebenarnya kenapa? Setiap kali aku mencoba mendekati kamu, kamu selalu bersikap kayak gini." "Karena gue gak suka lo, ngerti?" "Gimana kalau aku jatuh cinta sama kamu," Alya menatap mata Albert. Albert berdecak, "Benar dugaan gue, lo sama aja kayak perempuan lainnya," "Murahan." Mata Alya berkaca-kaca saat mendengar perkataan Albert, "Murahan? Memangnya salah kalau aku jatuh cinta sama kamu?" "Lo benar-benar murahan." __________ "Kamu siapa?" Deg Albert tertegun saat mendengar penuturan gadis di hadapannya. "Lo bercanda kan?" "Jangan pegang-pegang!" sentak Alya saat Albert menggenggam tangannya. __________ "Kamu ngapain ke sini lagi?" "Aku kan udah bilang kemarin kalau mau datang hari ini." "Tapi aku gak suka sama kehadiran kamu," ujar Alya mengungkapkan isi pikirannya. "Tapi aku ingin ketemu kamu," "Kenapa kamu gak suka sama kehadiran aku?" "Wajah kamu ngeselin," __________ "Kamu butuh sesuatu?" Alya menggeleng. "Mau makan buah?" lagi-lagi Alya menggeleng. "Nonton televisi?" tawar Albert. "Berisik! Lebih baik kamu diam!" kesal Alya ketika ditanya terus-menerus oleh Albert. Kalau penasaran, langsung baca aja ya^^ Happy reading❤ Rank : # 1 mostwanted (27-05-23) # 1cool (16-04-23) # 1 dingin (16-04-23) # 1 tennfiction (23-09-20) # 2 iceboy (26-06-21) # 6 cuek (16-04-23) # 8 cerita (02-10-20) # 21 coolboy (18-07-21) # 22 love (14-10-21) # 30 highschool (27-09-20) # 32 wattpad (27-09-20) # 33 sweet (25-09-20) # 37 sahabat (02-10-20) # 48 cerita (14-10-21) # 50 fiksi (09-10-21)
Silent Heart! de TarisaNovitha27
6 partes Concluida
"Al kenapa lo selalu liatin gue?Gue jadi bingung sama Lo kalo lagi berduaan gini" salsa bertanya serius kepada Alfa, karna sampai saat ini salsa bingung kenapa setiap sedang berdua, Alfa selalu menatap mata intens salsa. Dulu salsa memang cuek dengan tatapan Alfa, tapi semakin lama Salsa cukup penasaran dan ingin tahu alasan soal Alfa menatap nya seperti itu. Bingung lhoo ini salsa serius Dan shit Alfa bukan nya menjawab pertanyaan Salsa, justru ia semakin menatap mata bulat itu dan bahkan Alfa tersenyum. Satu detik Dua detik Empat detik ( tiga detik dulu sat ) Tiga detik ( nah baru bener ) Empat detik Lima detik Alfa mengangkat salah satu tangan nya dan meletakan nya tepat ditepian wajah Salsa. Tangan Alfa dengan lihai menyibakkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah salsa. ( Ulah angin nih pasti, pen sentil angin rasa nya author gengs ) Salsa masih termenung dengan Alfa yang menatapnya seperti itu dan perlakuan Alfa beberapa detik yang lalu:'' "Lo bukan bingung tapi gugup. gue rasa jantung lo harus dicek ke dokter setelah gue tatap Lo kaya gini" Stop! Bukan, bukan ini alasan yang ingin salsa dengar dari mulut Alfa! Belum sempat salsa mengangkat mulut nya untuk bicara. Alfa kembali melontarkan sesuatu. "Sa.. lo cantik. Boleh ya gue sayang sama Lo?" Deghhh Seakan detak jantung salsa terhenti seketika! Syok! Salsa syok! ( Kalo ga tau syok gua kasih tempe syok itu kaget yhahaaa ) __--__--__--__--__--__--__--__ DON'T COPY MY STORY!!! Sebelum baca follow dulu ya❣️Karna banyak part yang bakal aku privat guys🌈
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
My Younger Brother (21+) cover
ALYA (END) cover
My Lecturer My Future cover
All My Love Is For You cover
No Longer Mate cover
FIX ME (?) ✔ cover
No Status Status [COMPLETED] cover
Silent Heart! cover
Love Is Not Over ✔ cover

My Younger Brother (21+)

14 partes Continúa Contenido adulto

"Dion berhenti! Jangan lakuin ini! Kita ini kakak adek!" "Gue gak peduli, sekalipun kita adek kakak. Cuma gue yang boleh milikin Lo!" "Gila Lo! Gue gak mau." "Atau Lo mau di rahim Lo ada anak Gue, hmm?" "Bangsat! Gue gak mau! Lepasin, anjing!" "Hmmpph." Adek cowok yang menyukai kakak ceweknya. Dia yang obses dan posesif tidak akan membiarkan ada cowok lain yang akan mendekatinya. Semua cara akan ia lakukan untuk memiliki kakaknya. Disclaimer Semua nama, karakter, tempat, dan kejadian adalah fiksi hasil imajinasi penulis. Ceritanya agak dewasa ya teman. Mohon yang di bawah umur di kondisikan dan tau batasan. Takutnya nanti tiba-tiba dewasa. Jangan coba-coba membacanya jika tidak mau menanggung akibatnya! Tapi kalau tetap mau baca juga gapapa. Terimakasih sudah menemukan cerita ini😊😊 Happy reading...