Cuman Temen

Cuman Temen

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 8, 2021
"Sini gua suapin," kata Abyan lalu mengambil sup di atas nakas dan menyendoknya. "Nih buka mulut lo," kata Abyan. Key membuka mulutnya, tapi Abyan belum juga memasukan makanan nya kedalam mulut Key. "Ih kok lama," kesal Key. "Gua suka sama lo, so will you be mine? kalo lo terima lo makan makanan yang gua suapin, kalo lo nolak lo ambil sendok nya lo makan sendiri," kata Abyan. Key bengong, apa yang baru saja Abyan katakan? Apa Abyan baru saja membalas perasaannya? Apa yang harus Key lakukan? "Key?" panggil Abyan sambil menyodorkan sendok kedalam mulut Key. "Ok ok gua terima aja deh dari pada salah ngambil langkah," batin Key. Key menerima suapan Abyan lalu tersenyum. _lanjutannya baca aja nanti_
All Rights Reserved
#10
smagaruda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Keysha Kesayangan Ketua
  • Bianglala
  • AQILA (COMPLETED)
  • Athlar, Cowo bucin dan bosenan.
  • Unfriend • Completed
  • Ketua Osis Killer (COMPLETE)
  • Crush, Cresh, Cursed!
  • My Killer Ketos (New Version-Sudah Terbit)
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines