Different People

Different People

  • WpView
    LETTURE 53
  • WpVote
    Voti 11
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, mar 26, 2021
[ BULLYING - ROMANCE ] Reva Rafeeza, gadis berkacamata yang menjadi korban bully disekolah nya. Yang membuat Reva depresi dan menyebabkan juga ia bunuh diri di kamarnya. Tapi tak sampai disitu, sang kaka kembarnya -Raina Rafeeza. Datang dari Swiss ke Indonesia untuk perpindahan sekolah dan juga akan berperan sebagai Reva nantinya. Ia datang dengan tujuan membalas dendam kepada para orang orang pembully adiknya. Namun, setelah pembalasan dendam nya beres. Raina malah terjebak di lingkaran cinta. Dan terpikat kepada sosok lelaki. ••• "Tenang aja, Va. Gue gakan diam aja kali ini. Gue bakalan bales dendam ke orang orang yang udah ngebully lo" ucap Raina yang diakhiri senyuman smirk di wajah nya. ••• "Heh! cupu! Reva!" lelaki itu menahan cekalan tangan Reva. Reva berbalik badan dan menatap tajam mata lelaki tersebut. "kita gak pernah sedekat ini dari dulu. Tapi sekarang tiba tiba lo berubah kaya lo dekat dan so kenal sama gue. Gue curiga, lo bukan Reva ya?" ucap lelaki itu yang membuat Rain sedikit terkejut namun ia normalkan kembali mimik wajahnya.
Tutti i diritti riservati
#467
cabe
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Obsesi Kepada Teman Sekelas (END)
  • DOUBLE SARA
  • KEPERGIAN SENJA
  • I'M NOT PCHYOPAT [Revisi]
  • RAISA
  • F A K E ? [End]
  • COMPLICATED
  • RAIHAN
  • Hanya Aku (ED)

"apa yang lo lakukuin?" tanya Rara dengan darah yang mengalir bercampur dengan air hujan "membunuh mu agar semuanya kembali pada saya" kata seseorang tersebut dengan seringaian yang menurut Rara lucu "ahh musuh ayah rupanya, beruntung banget gw yang jadi korban, selamat Lo berhasil, maafin kakak ya, kakak ngga bisa nemenin kalian main lagi, selamat tinggal adik adik kakak" setelah mengatakan itu Rara pun jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya "berhasil" kata seseorang itu dan langsung meninggalkan Rara dengan lumuran darah yang kemana mana disisi lain "aku mohon jangan lakuin itu, sakitt" kata gadis manis yang sedang menahan sakit dan tangis nya. ______________________________________________________________________________________________________________ "bodoh sekali kalian ini, kalau mau culik tuh jangan basa basi bego, langsung dekeb bawa ke mobil jangan kebanyakan cing cong kalau kerja kalian kek gitu yang ada mangsa kalian kabur" ucap Rara menasehati "sekarang kalian pergi rencanain lagi Mateng Mateng baru balik lagi" lanjut nya dengan bodoh nya 4 orang itu mengangguk dan membawa teman mereka yang pingsan "goblok anying" umpat Rara, sekarang Rara sadar bahwa wanita gila tadi udah disampingnya memandang sendu mobil yang kini kian menjauh "sabar ya buk, belum rejeki nya" kata Rara sambil menepuk nepuk pundak wanita itu, dan wanita gila itu hanya mengangguk pasrah

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti