Redup
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 26, 2021
Masa remaja adalah masa dimana kita mendapatkan waktu bebas untuk mengekspos diri. Tapi tidak untuk seorang lelaki yang harus pergi dari kehidupan masa remaja yang orang lain rasakan begitu menyenangkan. "Gue hamil!" Lelaki itu seketika tak percaya apa yang dikatakan oleh perempuan yang berdiri di depannya sambil memegang perutnya. "Ga, gak mungkin! Itu ga sengaja kan? Engga!?" lelaki itu menyangkal semua kenyataan yang dihadapinya.
All Rights Reserved
#12
rdmencarinaskah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sweet Enemy
  • GRIZLEN {On Going}
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Transmigrasi MyTia [END]
  • SARAH STORY
  • Rindu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

"Kita putus!" Dua kalimat terlontar dari mulut seorang lelaki yang baru berusia 13 tahun. Matanya menatap wanita yang ada di depan dirinya dengan kekesalan. "Kenapa?" Berbeda dengan sang lelaki, raut wajah gadis itu terlampau tenang. Lelaki itu membulatkan kedua matanya. Tak habis pikir dengan gadis di depan nya. "Kenapa?!. Kamu masih mau bilang kenapa?, gak ingat kamu pergi tanpa kabar sama sekali, kamu hilang dua minggu dari asrama dan kamu gak pernah kasih aku kabar tentang keadaan kamu!" Emosi lelaki itu semakin meningkat. "Kamu gantung aku tahu gak!" Melihat sang gadis hanya terdiam, lelaki itu pun berbicara kembali. "Asal kamu tahu ya, aku udah pacaran sama rhea. Dia sangat baik, dia bahkan lebih cantik dari kamu, dia bisa ngertiin aku, gak kayak kamu yang- Sebelum lelaki itu menyelesaikan ucapan nya, sang gadis sudah lebih dahulu berlari meninggalkan dirinya. "Dasar cewek dingin gak punya hati!!" Teriak sang lelaki karena masih menyimpan banyak kekesalan. Sang wanita terus berjalan dengan cepat, namun telinganya masih bisa mendengar jelas perkataan terakhir dari sang lelaki. "Dasar cowok sok kegantengan!" Gerutunya dengan menahan amarah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines