Story cover for TwoIce by NrsAgkra
TwoIce
  • WpView
    Reads 1,441
  • WpVote
    Votes 646
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 1,441
  • WpVote
    Votes 646
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Mar 25, 2021
Ettt sebelum baca, follow dulu dongg!!
Mau follback? Gampang kok tinggal dm aja. 
Kalau udah follow, silahkan baca semua karya saya. Tapi jangan baca aja, vote dan coment juga wajib!!


.

.

AL dan EL adalah nama mereka, dengan jiwa kutub dan tegas, sama-sama memiliki masalah yang rumit serta berkesinambungan.

Kepindahan AL membuat semua berubah. Dengan banyak persamaan, membuat orang sekitar bingung. Entah dengan AL dan EL yang sedang mencoba membuka benang merah yang menjadi penyebab masalah di keluarga mereka.

AL yang mencoba membersihkan sampah-sampah yang ada dirumahnya, dan mencoba mengembalikan seseorang yang sangat ia sayangi dengan bantuan Jordan. Meskipun ia tak selalu ada disisinya, namun ada kekuatan lain yang selalu menguatkannya. 

Sedangkan EL, ia sedang mencari siapa sosok ibu kandungnya yang telah lama menghilang. Dengan ayahnya yang gila kerja, tak membuat dia terjerumus dalam pergaulan bebas. Ia memang badboy, namun hanya sebatas nakal. Ia tak pernah mendatangi tempat-tempat atau minuman-minuman terlarang.

Satu persatu kebenaran dan fakta mulai terungkap dengan seiring berjalannya waktu mereka tumbuh dewasa. Dengan banyak luka mereka dapatkan baik fisik maupun batin, membuat mereka semakin kuat dan terikat.

Namun, ada saatnya mereka terjerumus, dalam suatu organisasi 'TERLARANG'. Bukan menyesal, justru membuat mereka menunjukkan sisi lain dalam diri mereka. Hingga tanpa disadari ada desiran aneh dalam diri mereka. Apakah itu cinta? Atau benci? Atau yang lain?

Penasaran? Skuy baca

Warning!

-banyak bahasa kasar
-banyak typo (karena amatiran)
-banyak alur yang terkadang OOT


Jangan lupa vote, comment, follow juga akun author.

Sementara slow update yaa, lagi gak ada mood buat cerita hehe
All Rights Reserved
Sign up to add TwoIce to your library and receive updates
or
#40tomboy
Content Guidelines
You may also like
Capricorn by Baperterussss
11 parts Ongoing
"Aku suka sama Kak Al." Rea mengatakannya tanpa ragu. Tenang. Pelan. Tapi dalam dadanya, jantungnya berdebar seperti genderang perang. Lapangan basket sore itu sepi. Matahari sudah tenggelam separuh, menyisakan semburat jingga yang menggantung di langit. Angin membawa bau rumput basah dan suara tiang ring basket yang berderit pelan. Di tengah sunyi itu, Rea berdiri, seragamnya masih rapi, rambutnya dikuncir seadanya, dan matanya menatap Kak Al, lurus. Alvano menoleh, pelan. Keringat masih menempel di pelipisnya, dan bola basket tergenggam di tangan kirinya. Ia diam. "Apa tadi?" tanyanya, suaranya rendah. Tidak kaget. Tapi juga tidak menjawab. Rea menarik napas. Ia benci mengulang. Tapi kali ini berbeda. "Aku suka sama Kak Al," ulangnya, lebih lirih. "Dari awal aku lihat Kakak main di lapangan. Aku tahu ini mungkin... aneh. Tapi aku cuma pengen jujur." Ia tidak terbiasa berkata seperti ini. Tidak terbiasa membeberkan isi hati. Tapi Rea bukan pengecut. Ia adalah seseorang yang lebih takut menyesal karena diam daripada malu karena gagal. "Aku tahu Kakak mungkin nggak mikir apa-apa. Tapi aku cuma pengen bilang," lanjutnya. "Supaya kalau besok-besok aku canggung atau... ngelihatin Kakak diam-diam, Kakak tahu alasannya." Sunyi. Kak Al memutar bola basket di ujung jarinya. Lalu berhenti. Tatapannya tidak tajam, tapi ada sesuatu yang menggantung di dalamnya. Berat. "Rea..." katanya. Lembut. Tapi nadanya membuat dada Rea mengeras. "Kamu manis. Kamu juga berani. Tapi..." Rea mengangguk pelan, mencoba tersenyum meski wajahnya menegang. "Aku udah punya pacar." Deg. Rea tidak menangis. Tidak mundur. Tidak bertanya siapa. Ia hanya berdiri. Diam. Lalu berkata, "Nggak apa-apa, Kak." Yang tidak dia tahu, pacar Kak Al itu... adalah Dara. Kakaknya sendiri. Dan semuanya... baru saja dimulai.
BALADA KEHIDUPAN by Yoggy31
19 parts Ongoing
Tentang balada kehidupan Setiap orang tentu mempunyai cerita atau kisah hidup yang unik,bahagia, atau mungkin memuakan, tapi itu lah hidup bak drama yang tak berkejelasan dan sukar untuk ditebak, namun dibalik itu kisah masa lampau selalu menjadi topik yang renyah untuk di bahas dikemudian hari, entah itu dibahas dengan pemeran yang ada dalam kisah itu atau mungkin sebagai dongeng untuk pengantar tidur anak anak kita,misalnya. Kisah ini bukan lah kisah yang akan membuat berdecak kagum atau memberi kalian sugesti untuk menjadi lebih baik (kalau pun kalian menjadi lebih baik setelah membaca buku ini saya ucapkan selamat dan terimakasih). Namun kisah ini akan mengantar kalian kembali ke masa masa yang (mungkin) pernah kalian alami sendiri. Ulam tawa semesta adalah nama seorang manusia yang terlahir dari keluarga sederhana, menjalani masa kecil dengan penuh kebahagian, kasih sayang orang tua yang tak terhingga untuknya menjadikan dia seorang laki laki sedikit manja dan cengeng, memasuki usia remaja berbagai macam kenakalan remaja sudah dicicipnya, perkelahian dan tawuran seolah olah sudah menjadi olahraganya sendiri, meskipun begitu, otaknya terbilang cerdas dengan dibuktikan peringkat kelas selalu berada ditangannya, menjadi mahasiswa dan menjelma menjadi aktivis "kiri" semakin menjelaskan untuk apa dia hidup, perjudian,pertemanan,percintaan, dan kehilangan orang tersayang mewarnai jalan hidupnya, namun tuhan selalu punya kejutan untuknya, yang berhasil membuatnya selalu berucap syukur. Pesanku, ketika kalian membaca buku ini sebaiknya jangan sedang mengemudikan mobil, sebab aku tak mau buku ini di kambing hitamkan apabila kalian menabrak tiang listrik, tapi kalau mobil kalian sudah memakai sistem driver-assistance, menurutku tak apa. Salam damai dan salam hangat dariku untuk kalian dimanapun berpijak.
DEAR AYU {GL} by biangkeroook
25 parts Complete Mature
Selamat membaca cerita DEAR AYU : Ayu Laswarawati Albert dan Pelangi Aldara Silvana. ⚠️gxg area, 🔞++, area vulgar mengandung unsur umpatan dan bahasa kasar. Jadi tolong bijak dalam membaca. Ayu Laswarawati Albert. Siswi yang terkenal pendiam dan pintar disekolah. Sosok gadis dingin, datar, tidak memiliki ekspresi sedikitpun diwajahnya. Sedikit misterius dan penuh dengan teka-teki. Di kenal dengan sosok yang amat sangat tertutup dan irit bicara. Namun, siapa sangka di pertemuan pertamanya dengan Dara, dia mampu memikat hati sang primadona sekolah. Pelangi Aldara Silvana. Siswi yang sangat cantik disekolah. Orang-orang mengenalnya dengan sosok gadis yang sangat ekspresif, karena dia bisa mengutarakan rasa sukanya kepada Ayu tanpa ada rasa malu apalagi memikirkan pendapat orang tentang gender mereka yang sama-sama perempuan. Seorang gadis kekanak-kanakan yang terus menghantui kehidupan Ayu. Manusia seperti Dara tidak akan pernah dibiarkan masuk kedalam kehidupan Ayu dengan mudahnya. Tapi siapa sangka ternyata Dara lebih kebal dan kuat dalam menghadapi sikap kasar Ayu. Setiap hari Ayu selalu diganggu dan di usik oleh Dara yang terus menerus mengejarnya. Apakah lambat laun Ayu bisa menerima kehadiran Dara didalam kehidupannya? "Pelangi itu indah tapi hanya sekejap.... Senja juga indah tapi hanya sementara... Ya udah aku mau jadi hantu aja, biar bisa menghantui kehidupan kamu." We must find the essence of being in love💓 𝙷𝚘𝚖𝚘𝚙𝚑𝚘𝚋𝚒𝚌? 𝙹𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚎𝚔𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚌𝚊 𝚗𝚊𝚗𝚝𝚒 𝚔𝚊𝚕𝚘 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚗𝚐-𝚔𝚎𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚔𝚞 𝚐𝚊𝚔 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋:) 𝓛𝓾𝓿 𝓾 𝓑𝓲𝓪𝓷𝓰𝓴𝓮𝓻𝓸𝓸𝓸𝓴
Bad Girl & Nerd Girl [END] by ercdh_stg
47 parts Complete
Electra, gadis dengan sejuta kebahagiaan yang selalu ia pancarkan di depan semua orang, dengan celetukan dan perilaku anehnya dapat membuat orang-orang disekitarnya merasa terhibur. Meskipun ia dikenal dengan seorang Bad Girl yang sangat anti dengan pelajaran menghitung, namun ia sangat menguasai dunia olahraga, atau bisa disebut dengan, bidangnya di non-akademik. Electra mempunyai rival seorang laki-laki, ya! Semenjak masuk SMA Electra sudah pernah sekali beradu jotos yang cukup serius dengan laki-laki yang mengakibatkan dia harus masuk BK. Mulai dari sana Electra tidak pernah akur dengan sosok lelaki itu, namun siap yang tau hasil akhirnya, apakah mereka akan terus menjadi musuh atau malah ada yang menaruh perasaan (?) Kita tidak tau hasil akhirnya jika hannya membaca sinopsis saja. Jadi, jika ingin tau hasil akhir dari kisahnya maka ikuti dan bacalah perjalanan kisahnya. _______ "Gue benci lo El!" "Aku akan tetap sayang sama abang." _____ "Lo pembunuh!" "Gue bukan pembunuh!" _____ "Dasar anak nakal tidak tau bersyukur!" "Maaf mah, selama ini El ngerepotin." _____ "Gue nggak nyangka, ternyata lo nutupin hal sebesar ini dari kita El, gue kira lo orang yang jujur." "Gue bisa jelasin Ca!" "Lo nggak perlu jelasin apapun El, toh semuanya udah terjadi, jadi lo udah nggak perlu cape-cape ngedrama lagi." "Maafin gue," lirih Electra. ______ "Gua nggak nyangka lo bakal ngomong kayak gitu El!" "Dar, nggak gitu. Lo harus dengerin penjelasan gue!! ______ VOTMENT NYA JANGAN LUPA!!! Terinspirasi dari lagu : Mungkin Hari Ini Esok Atau Nanti-Anneth WARNING!! DON'T COPY MY STORY!! Cover by: Ata L.b
You may also like
Slide 1 of 9
Capricorn cover
ALEXON [END] cover
Berhenti untuk Pergi (ON GOING) cover
BALADA KEHIDUPAN cover
viewpoint cover
LEITHLEACH cover
My Introvert Girl(On going) cover
DEAR AYU {GL} cover
Bad Girl & Nerd Girl [END] cover

Capricorn

11 parts Ongoing

"Aku suka sama Kak Al." Rea mengatakannya tanpa ragu. Tenang. Pelan. Tapi dalam dadanya, jantungnya berdebar seperti genderang perang. Lapangan basket sore itu sepi. Matahari sudah tenggelam separuh, menyisakan semburat jingga yang menggantung di langit. Angin membawa bau rumput basah dan suara tiang ring basket yang berderit pelan. Di tengah sunyi itu, Rea berdiri, seragamnya masih rapi, rambutnya dikuncir seadanya, dan matanya menatap Kak Al, lurus. Alvano menoleh, pelan. Keringat masih menempel di pelipisnya, dan bola basket tergenggam di tangan kirinya. Ia diam. "Apa tadi?" tanyanya, suaranya rendah. Tidak kaget. Tapi juga tidak menjawab. Rea menarik napas. Ia benci mengulang. Tapi kali ini berbeda. "Aku suka sama Kak Al," ulangnya, lebih lirih. "Dari awal aku lihat Kakak main di lapangan. Aku tahu ini mungkin... aneh. Tapi aku cuma pengen jujur." Ia tidak terbiasa berkata seperti ini. Tidak terbiasa membeberkan isi hati. Tapi Rea bukan pengecut. Ia adalah seseorang yang lebih takut menyesal karena diam daripada malu karena gagal. "Aku tahu Kakak mungkin nggak mikir apa-apa. Tapi aku cuma pengen bilang," lanjutnya. "Supaya kalau besok-besok aku canggung atau... ngelihatin Kakak diam-diam, Kakak tahu alasannya." Sunyi. Kak Al memutar bola basket di ujung jarinya. Lalu berhenti. Tatapannya tidak tajam, tapi ada sesuatu yang menggantung di dalamnya. Berat. "Rea..." katanya. Lembut. Tapi nadanya membuat dada Rea mengeras. "Kamu manis. Kamu juga berani. Tapi..." Rea mengangguk pelan, mencoba tersenyum meski wajahnya menegang. "Aku udah punya pacar." Deg. Rea tidak menangis. Tidak mundur. Tidak bertanya siapa. Ia hanya berdiri. Diam. Lalu berkata, "Nggak apa-apa, Kak." Yang tidak dia tahu, pacar Kak Al itu... adalah Dara. Kakaknya sendiri. Dan semuanya... baru saja dimulai.