Sembagi Arutala

Sembagi Arutala

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 2, 2021
Terlahir menjadi anak pertama, bagiku adalah sebuah tantangan tersendiri. Harapan Ayah Ibu terpikul dipundak rapuh ini. Tak jarang mereka membangga-banggakanku ke tetangga bahkan sanak saudara bahwa aku ini aku itulah, aslinya aku tak seperti itu. Aku hanya berusaha untuk baik-baik saja dihadapan mereka meski kadang sulit. Aku tak mau mereka sedih dan ekspetasi mereka terhadapku berantakan. Harus kuat dan sebisa mungkin menjadi pelindung untuk adik-adiknya. Itulah prinsip yang selalu aku pegang. Jauh dari keluarga, sendiri di tanah perantauan mengajarkanku arti kehidupan yang sebenarnya. Masalah demi masalah silih berganti hadir dihidupku. Akankah aku sanggup menghadapinya apa menyerah dan pulang melihat gurat kekecewaan di wajah Ibu? SC Cover: Pinterst
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENDEKAP RINDU
  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • Bad Papa
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • Life of mecy
  • 30 days to find love
  • Dear Future (new version)
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~

Di tengah konflik antara keinginan orang tua dan hati nurani, Amanda, seorang mahasiswi yang penuh dengan ambisi dan cinta, menemukan dirinya terjebak dalam perjalanan yang tak terduga. Dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang mereka pilih untuknya, Amanda sudah memiliki hati yang terikat pada seseorang yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya. Namun, dalam perjalanannya mencari jati diri dan memperjuangkan cintanya, Amanda harus menghadapi tekanan dari orang tua yang berharap agar ia mengikuti jalur yang telah mereka tentukan. Konflik batin pun tak terhindarkan ketika hati Amanda berseberangan dengan keinginan sang ayah yang keras kepala. Di tengah pergulatan antara cinta dan tanggung jawab, Amanda harus menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang. Dalam perjalanan ini, dia akan belajar tentang arti sejati dari kebahagiaan, kesetiaan, dan pengorbanan. Namun, di balik semua itu, pertanyaan besar terus menghantuinya: Akankah Amanda mampu mempertahankan cintanya dan menemukan kebahagiaannya sendiri, atau akankah ia tunduk pada tekanan orang tuanya dan merelakan hatinya untuk mengikuti jalan yang telah ditentukan untuknya? Hanya waktu yang akan menjawabnya. "Kamu jangan terlalu memanjakannya, lagian itu merupakan keputusan yang tepat untuk masa depan Amanda yang lebih baik," ibu Amanda tak habis pikir dengan suaminya. "Kau tega melihat putri mu terpaksa mencintai orang lain, apa yang kau pikirkan. Dulu kau sangat memanjakannya, bahkan tak ingin melihat dia menangis. Hanya karena dia tak sejalan arah dengan kemauanmu, lantas membuatmu terlalu dalam kecewa dengan dia? Ibu Amanda yang akhirnya tersulut emosi dengan cara suaminya. "Kau bahkan tak melihat secara dalam tatapan putri mu, yang begitu merindukan sikap hangat ayahnya. Ambisi mu membuat hatimu membeku," lanjut ibu Amanda meninggalkan ayah Amanda di ruang kerja di rumah mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines